Tiket Nonton Asian Games, Sandiaga Uno: Pajak Didiskon 50 Persen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan saat kampanye stop bullying #jangandianggapremeh di CFD kawasan Bundaran HI, Jakarta, 13 Mei 2018.  Bullying dapat berpengaruh terhadap Psikologis korban. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan saat kampanye stop bullying #jangandianggapremeh di CFD kawasan Bundaran HI, Jakarta, 13 Mei 2018. Bullying dapat berpengaruh terhadap Psikologis korban. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pemerintah DKI tengah menyiapkan diskresi tentang pemotongan pajak tiket menonton laga-laga Asian Games, yang dimulai pada 18 Agustus 2018 di Jakarta.

    Sandiaga Uno memastikan DKI akan memberikan potongan pajak tiket Asian Games 50 persen.

    "Untuk Inasgoc (Panitia Pelaksana Asian Games 2018) ,yang 100 persen itu kami enggak nemu (menemukan) karena ada beberapa komponen yang tidak bisa masuk kedua azas tadi. Tapi yang udah kami pastikan 50 persen," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 21 Mei 2018.

    Baca: Hari Kebangkitan Nasional, Sandiaga Uno Angkat Bicara Soal Sapu Lidi

    Diskresi ini disiapkan pemerintah DKI merespons permintaan Inasgoc agar tiket Asian Games dibebaskan dari pajak daerah. Sebelumnya, Sandiaga mengatakan pembebasan pajak itu tak dimungkinkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah.

    Beleid itu menyebutkan gubernur dapat memberikan potongan maksimal 50 persen dari dasar pengenaan pajak atau pokok pajak. Potongan dapat diberikan dengan pertimbangan atau keadaan tertentu.

    Perda juga memungkinkan pembebasan pajak atau potongan 100 persen berdasarkan azas keadilan atau resiprositas. Pemerintah DKI telah memutuskan membebaskan pajak tiket Asian Para Games 2018 atas dasar keadilan ini.

    Sandiaga memastikan pemerintah DKI akan memberikan insentif untuk Inasgoc. Dia pun meminta Ketua Inasgoc Erick Thohir bersabar menunggu keputusan DKI mengenai pajak tiket ini.

    Sandiaga mengaku sudah meminta Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mengkaji perihal itu.

    "Saya lagi tantang teman-teman di BPRD, Dinas, Sekda, dan biro untuk membantu karena Inasgoc akan berjuang untuk Asian Games yang enam puluh tahun sekali ada di Jakarta," ucapnya.

    Ditemui dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir mengatakan optimistis pemerintah DKI berkomitmen memberikan solusi tentang pajak tiket tersebut. Namun, mengingat gelaran tinggal 89 hari lagi, Erick mengatakan semua pihak harus bergegas agar keputusan yang diambil bisa segera dieksekusi.

    Hingga saat ini, Inasgoc belum menjual tiket perhelatan Asian Games 2018. "Waktunya tinggal 89 hari, sekarang kita harus action oriented, tidak hanya planning," tutur Erick terkait dengan pernyataan Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.