Penamaan Stasiun MRT Bakal Dilelang kepada Pemilik Gedung

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengerjakan proyek pembangunan stasiun layang MRT di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, 9 Januari 2018. Fase I MRT Lebak Bulus-Bundaran HI memiliki panjang 15,7 kilometer. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Pekerja mengerjakan proyek pembangunan stasiun layang MRT di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, 9 Januari 2018. Fase I MRT Lebak Bulus-Bundaran HI memiliki panjang 15,7 kilometer. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mass Rapid Transit ( MRT ) Jakarta berencana menawarkan hak penamaan (naming rights) di beberapa stasiun koridor I fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia. "Naming rights itu nama di stasiun. Ini akan kami lelangkan dalam waktu dekat," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, Selasa, 22 Mei 2018.

    Untuk fase I ada 13 stasiun yang dilewati oleh kereta MRT, yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, Sisingamangaraja, Senaya, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.

    William mencontohkan, stasiun Bundara HI nantinya bisa diganti dengan nama gedung terdekat. Karena itu perusahaan memberi kesempatan kepada pemilik gedung atau perusahaan untuk memberikan penawaran harga agar nama perusahaan mereka digunakan untuk penamaan stasiun tersebut. “Pemilik gedung yang memberikan penawaran terbaik akan mendapat hak penamaan stasiun sesuai keinginan mereka,” katanya.

    Salah satu contoh naming rights yang telah dilakukan saat ini yaitu pada stasiun kereta bandara (Sudirman Baru) yang menjadi Stasiun BNI City. "Itu opsi dimana kita bisa masuk ke bisnis. Setiap ada pemasukan ke situ itu kan bisa cross subsidy [subsidi silang] buat ticketing serta peningkatan kualitas pemeliharaan aset," katanya.

    Meski demikian, William belum bisa memastikan kapan lelang tersebut diselenggarakan. Termasuk stasiun-stasiun mana saja yang plang namanya bakal ditawarkan kepada pemilik gedung atau perusahaan.

    Sebagai informasi, kemajuan pekerjaan konstruksi MRT Jakarta secara keseluruhan telah mencapai 93,33 persen hingga 30 April. Dengan rincian 90,45 persen untuk konstruksi layang dan 90,23 persen untuk konstruksi bawah tanah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.