Banyak Terjadi di Depok, BKKBN: Stunting Karena Salah Pola Asuh

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri, Mufidah Jusuf Kalla mengecek kondisi anak stunting dalam kunjungannya ke Posyandu Permata Bunda Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, 12 Maret 2018. Tempo / Friski Riana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri, Mufidah Jusuf Kalla mengecek kondisi anak stunting dalam kunjungannya ke Posyandu Permata Bunda Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, 12 Maret 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Depok - Pelaksana Tugas Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sigit Priohutomo mengatakan kasus stunting terjadi karena salah penerapan pola asuh. Menurut Sigit, stunting atau kekerdilan pada anak bukan karena latar belakang ekonomi. 

    "Stunting di kota saja ada kok. Stunting itu bukan karena masalah miskin dan kaya, masalahnya adalah salah asuh, gizi ibu hamil tidak terpenuhi," kata Sigit usai acara penataran dan lokakarya bina balita di Depok, Selasa 22 Mei 2019.

    Sigit mengatakan cikal bakal anak yang kerdil bermula dari kesiapan seorang ibu sebelum hamil.

    "Persiapan sebelum hamil, tidak anemia itu yang penting. Lalu program 1.000 hari pertama kehidupan dari kehamilan sampai dua tahun, ASI-nya harus terpenuhi," kata Sigit.

    Baca: 8 Ribu Balita di Depok Menderita Stunting

    Setelahnya saat usia dua tahun ke atas atau usia PAUD, lanjut dia, anak berada dalam masa pertumbuhan emas dan harus diisi dengan berbagai pengetahuan. |

    Pemahaman orang tua terhadap kesehatan, khususnya ibu, menjadi penting dalam memenuhi kebutuhan gizi saat hamil, memberikan ASI eksklusif hingga memilih pola konsumsi yang sehat untuk keluarganya.

    Sigit menerangkan saat ini pemerintah telah membentuk 1.000 desa stunting yang harus ditanggulangi melalui program padat karya tunai melalui dana desa. Rencananya jumlah tersebut akan ditambah lagi menjadi 1.600 desa yang harus ditanggulangi masalah kekerdilan pada anak.

    Namun, dari 1.000 desa stunting tersebut baru 70 desa yang terintegrasi dengan Kampung KB dari BKKBN. Kampung KB tersebut akan mewadahi berbagai program kementerian-lembaga yang berfokus pada pembangunan manusia, infrastruktur, dan ekonomi di desa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.