Kamis, 13 Desember 2018

Capnature, Tangkap Keanekaragaman Hayati Jakarta di Taman Menteng

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Biodiversity Warriors mengamati ragam flora dan fauna di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 22 Mei 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

    Anggota Biodiversity Warriors mengamati ragam flora dan fauna di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 22 Mei 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang berbeda di Taman Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 22 Mei 2018. Sekitar pukul 13.30 WIB, beberapa jam menjelang waktu berbuka puasa, terlihat sepuluh stand foto hewan dan tumbuhan berjajar di sisi taman. Sekumpulan orang juga berkumpul di sana dengan mengenakan topi safari serta membawa kamera, buku, dan binokuler. 
     
    Begitulah suasana saat komunitas Biodiversity Warriors dari Yayasan KEHATI mengadakan Capture Nature (Capnature). Kegiatan 'geledah' keanekaragaman hayati ini digelar di ruang-ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta dan sekitarnya.

    Baca: Biodiversity Warriors Data Keanekaragaman Hayati di Taman Menteng

    Mereka mencatat jenis satwa dan tumbuhan yang berada di kawasan Taman Menteng. Puasa dan panas kota yang beberapa kali diselingi rintik hujan tidak menghentikan mereka berkeliling Taman Menteng, memotret pohon sampai rerumputan.

    Foto buaya muara di kawasan Angke Kapuk, Jakarta Utara dipamerkan dalam acara 'Capture Nature', yang digelar Biodiversity Warriors, Selasa 22 Mei 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

     
    "Iya, tadi di sana malah ada bajing," seorang anggota Biodiversity Warriors menjawab pertanyaan wartawan usai mengamati puncak pepohonan lewat teropong binokulernya.
     
    Menurut Koordinator Capnature Biodiversity Warriors, Ahmad Baihaqi alias Abay, mereka rutin mendata ragam flora dan fauna di Jakarta sebulan sekali. Kebetulan kali ini pelaksanaan Capnature bertepatan dengan Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 22 Mei.

    Baca: Taman Lapangan Banteng yang Dicita-citakan Ahok Segera Terwujud

     
    "Kita survey di ruang kota, taman kota, sungai, danau, hutan mangrove, Kepulauan Seribu," ujar Abay, "Tentunya bervariasi karena ruang terbuka hijau sekarang kan sudah cukup banyak di Jakarta."
     
    Menurut Direktur Komunikasi dan Pengggalangan Sumber Daya Yayasan KEHATI Fardila Astari, hasil pendataan Biodiversity Warriors dijadikan katalog dan jurnal yang dapat diakses di situs mereka. Sementara pendataan kali ini rencananya akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

    Anggota Biodiversity Warriors mengamati ragam flora dan fauna di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 22 Mei 2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi

     
    "Dan semoga itu bisa menjadi referensinya Pemprov juga nanti ke depannya untuk meningkatkan ekosistem keanekaragaman hayati di Jakarta," tutur Fardila di Taman Menteng. "Mungkin teman-teman di Pemprov belum punya tim khusus. Nah BW mungkin bisa membantu."
     
    SALSABILA PUTRI PERTIWI | TD 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.