Pencuri Sepeda Motor Ditangkap di Depok, Ternyata Perempuan Muda

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tasya Aishara, 19 tahun, pelaku pencurian motor, saat berada di Polsek Pancoran Mas, Depok, 23 Mei 2018. dok. Polsek Pancoran Mas

    Tasya Aishara, 19 tahun, pelaku pencurian motor, saat berada di Polsek Pancoran Mas, Depok, 23 Mei 2018. dok. Polsek Pancoran Mas

    TEMPO.CO, Depok - Seorang pencuri sepeda motor ditangkap di Kompleks Puri Mas, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu, 23 Mei 2018. Pelaku dipergoki tengah mengutak-atik sepeda motor milik Djunaidi, 40 tahun. “Dia bertiga, dua temannya kabur,” kata Kapolsek Pancoran Mas Komisaris Roni Wowor.

    Penduduk nyaris mengeroyok pelaku yang berkepala plontos itu. Namun, setelah diketahui pelaku adalah perempuan, tindakan itu urung dilakukan. “Dari perawakan dan kartu identitasnya diketahui pelaku adalah perempuan,” ujar Roni.

    Tersangka diketahui bernama Tasya Aishahara, 19 tahun. Berdasarkan kartu tanda penduduknya, gadis itu berdomisili di Jalan Durian Barat Dalam II, Jagakarsa, Jakarta Selatan. “Pelaku mengaku sehari-hari bekerja sebagai pengamen,” kata Roni.

    Menurut Roni, Tasya mendatangi rumah Djunaidi bersama dua kawannya. Mereka berboncengan sepeda motor warna putih. Saat itu, rumah Djunaidi sedang sepi. Tasya masuk ke halaman rumah setelah membuka gerbang. “Sementara dua rekannya menunggu di luar,” ucap Roni.

    Selanjutnya Tasya mendekati sepeda motor korban dan mengutak-atik kunci kontak. Djunaidi yang berada di rumah mengintip dari jendela karena mendengar suara mencurigakan. “Melihat ada orang, korban segera keluar dan menangkap pelaku," tutur Roni. Dua rekan Tasya langsung kabur.

    Saat ini, pencuri sepeda motor itu sudah ditahan di Polsek Pancoran Mas untuk diperiksa. “Dua rekan pelaku masih kami kejar," kata Roni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.