Pengacara Ketua Panitia Sembako Monas Klaim Punya Bukti Baru

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahesa Djunaedi, 12 tahun, salah satu dari dua anak yang menjadi korban meninggal seusai acara bagi-bagi sembako Forum Untukmu Indonesia di Monas pada Sabtu, 28 April 2018. FOTO:Tempo/Dias Prasongko

    Mahesa Djunaedi, 12 tahun, salah satu dari dua anak yang menjadi korban meninggal seusai acara bagi-bagi sembako Forum Untukmu Indonesia di Monas pada Sabtu, 28 April 2018. FOTO:Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Henry Indraguna, pengacara Ketua Panitia Forum Untukmu Indonesia yang bagi-bagi sembako Monas Dave Revano Santosa, datang ke Polda Metro Jaya untuk menyerahkan sejumlah bukti tambahan.

    Bukti tambahan diyakini menguatkan kesaksian Dave bahwa panitia telah melakukan semua tahapan acara sesuai izin dan sepengetahuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Kami punya bukti baru kok, tapi saya nggak mau sebutin,"  katanya di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, siang ini, Kamis, 24 Mei 2018.

    SimakPengacara Ketua Panitia Sembako Monas Serang Balik Pemda DKI

    Henry tak mau menanggapi anggapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan panitia sebagai kambing hitam atas insiden yang menyebabkan dua bocah tewas tersebut. "Ya, biarlah polisi yang menentukan, nanti jadi fitnah."

    Kedatangan Henry hari ini ke Polda Metro Jaya bertepatan dengan pemeriksaan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati yang ikut membahas acara sembako Monas. 

    Acara digelar oleh Panitia Forum Untukmu Indonesia pada Sabtu, 28 April 2018 berisi pembagian sembako gratis dan panggung hiburan. Namun, acara berakhir ricuh dan dua bocah tewas di Monas, yakni Muhammad Rizki Syahputra, 10 tahun, dan Mahesa Junaedi (12).

    Sebelumnya, Tinia Budiati menyatakan izin kepada panitia hanya acara budaya dan tari, bukan bagi-bagi sembako. "Ketika mereka sebutkan akan ada bazar sembako, saya enggak setuju ada bagi-bagi sembako gratis. Itu ada notulennya, sudah saya lampirkan dalam laporan saya ke Pak Gubernur," ujarnya kepada Tempo pada Selasa, 8 Mei 2018.

    Penjelasan Tinia tentang bagi-bagi sembako Monas bertolak belakang dengan keterangan Dave kepada polisi. "Pemprov mengetahui dengan jelas bahwa ini ada bagi-bagi sembako," kata Dave seusai diperiksa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.