Polisi Cermati Video CCTV Buru Pencuri di Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria berkaus lengan panjang dan bercelana pendek yang diduga mencuri bagasi penumpang pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terekam CCTV. Rabu, 23 Mei 2018. Foto: Angkasa Pura II.

    Pria berkaus lengan panjang dan bercelana pendek yang diduga mencuri bagasi penumpang pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terekam CCTV. Rabu, 23 Mei 2018. Foto: Angkasa Pura II.

    TEMPO.CO, Tangerang - Kepala Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Ajun Komisaris Besar Viktor Togi Tambunan mengatakan gambar rekaman video CCTV yang menunjukkan aksi pelaku pencurian koper penumpang di bagasi Terminal 3 menjadi acuan utama mengungkap kasus ini.

    "Rekaman (video) CCTV kami teliti dan bedah. Sayangnya tidak semua gerakan terekam CCTV," kata Viktor Togi Tambunan, Kamis 24 Mei 2018.

    Baca : Koper Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Dicuri, CCTV Akan Ditambah Jadi...

    Viktor mengakui proses penyelidikan saat ini masih dilakukan. Gambaran pelaku, kata dia, sudah terlihat jelas dari rekaman CCTV itu." Kami tinggal memfinalkan indentitas yang bersangkutan,"kata Viktor.

    Terkait dengan modus dan apakah pelaku masuk dalam kandidat atau kelompok pencuri profesional, Viktor belum bisa berkomentar." Kami masih selidiki," ujar dia.

    Kasus tersebut terjadi pada 12 Mei 2018 lalu. Berdasarkan kronologi korban yang tersebar di jejaring Whatsapp menyebutkan saat itu korban beserta keluarga dari Denpasar ke Jakarta dengan pesawat GA417 tiba di Jakarta (Terminal 3 Ultimate) sekitar pukul 19.00.

    "Dari pesawat kami langsung menuju conveyor belt untuk mengambil bagasi. Koper group kami total 5 bagasi, 3 bagasi milik saya. Pertama diumumkan kalau conveyor belt nomor 12. Tapi kemudian berubah menjadi conveyor belt nomor 10,"kata penumpang itu.

    Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Tapi setelah ditunggu-tunggu dan tidak ada lagi bagasi penerbangan GA417, penumpang itu mengaku koper miliknya tertinggal hanya satu. "Lalu kami ke Baggage Service untuk membuat laporan. Pihak baggage service melakukan pengecekan tapi masih belum ketemu. Akhirnya kami membuat laporan," katanya.

    Keesokan harinya penumpang itu mencoba mencari informasi ke maskapai maupun ke pihak Bandara Denpasar Bali. "Menurut bandara Denpasar koper itu sudah dikirim dengan pesawat yang sama (GA417). Setiap hari saya menelepon ke Baggage Service (Bandara Soekarno-Hatta) tapi masih belum ketemu," ujar sang penumpang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.