Sabtu, 20 Oktober 2018

Penertiban Beer Garden Viral, Kepala Satpol Sebut Terkait Ramadan

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Beer Garden Radio Dalam, Jakarta Selatan, Minggu, 27 Mei 2018. Sebelumnya, sempat viral di media sosial penertiban dan pembubaran di Beer Garden Radio Dalam oleh Satpol PP pada Sabtu, 26 Mei 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    Suasana Beer Garden Radio Dalam, Jakarta Selatan, Minggu, 27 Mei 2018. Sebelumnya, sempat viral di media sosial penertiban dan pembubaran di Beer Garden Radio Dalam oleh Satpol PP pada Sabtu, 26 Mei 2018. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta –  Satpol PP Jakarta mengakui pihaknya melakukan penertiban di kafe  Beer Garden Radio Dalam, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 26 Mei 2018 terkait bulan Ramadan.

    “Dalam rangka pengawasan usaha pariwisata pada bulan Ramadan dan ini  sesuai edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI," ujar  Kepala Satpol PP Jakarta, Yani Wahyu  kepada Tempo pada Minggu, 27 Mei 2018.

    Sebelumnya, di Twitter sempat viral penertiban dan pembubaran di kafe Beer Garden Radio Dalam, Jakarta Selatan. Salah seorang pengunjung mengeluhkan penutupan tempat yang disebutnya legal dan bersertifikat menjual alkohol.

    Yani mengatakan saat penertiban, petugas Satpol PP meminta Beer Garden Radio Dalam menghentikan aktivitasnya. Selain itu, para pengunjung diminta meninggalkan tempat.

    "Pengunjung dihimbau meninggalkan lokasi," katanya.

    Menurut Yani, saat penertiban, petugas mengimbau pengelola Beer Garden Radio Dalam untuk menutup tempat tersebut. Sebab, ditemukan penjualan minuman keras di atas 40 persen.

    "Sehingga diminta segera menutup malam itu," ucapnya.

    Yani menambahkan saat beroperasi, Beer Garden Radio Dalam menutupi plang nama resto dengan kain hitam. Hal tersebut dilakukan agar tak menarik perhatian.

    Dalam pantauan Tempo, saat dikunjungi Minggu sore ini, plang nama Beer Garden Radio Dalam memang tertutup kain hitam. Saat itu tidak ada sama sekali aktivitas di lokasi.

    Seorang petugas keamanan yang tak ingin disebutkan namanya tidak mengetahui perihal penertiban dan pembubaran yang dilakukan petugas Satpol PP kemarin malam. "Saya tidak tahu, waktu itu tidak jaga," kata dia kepada Tempo.

    Petugas tersebut mengaku Beer Garden Radio Dalam memang tutup pada hari ini, Minggu, 27 Mei 2018. Menurut dia, pada hari-hari biasa tempat ini juga tak buka. "Sekarang juga tidak ada siapa-siapa," ucapnya.

    Pemerintah DKI Jakarta menginstruksikan pemilik atau pengelola hiburan malam menutup usahanya sejak sehari sebelum Ramadan hingga sehari setelah Idul Fitri 2018.

    Pemerintah DKI memberikan sejumlah pengecualian tertentu. Keharusan tutup selama Ramadan ini tak mengikat bagi tempat usaha hiburan yang berlokasi di hotel berbintang termasuk yang berlokasi di kawasan komersial.

    Dalam surat edaran itu, tertulis jenis usaha atau subjenis usaha pariwisata yang harus tutup di bulan Ramadan meliputi kelab malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat, area permainan ketangkasan manual, mekanik, dan/atau elektronik untuk orang dewasa, dan bar atau rumah minum yang berdiri sendiri dan yang terdapat pada kelab malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat, dan arena permainan ketangkasan manual, mekanik, dan/atau elektronik untuk orang dewasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.