Anies Baswedan Luncurkan Posko PPDB Online Untuk Sekolah Dasar

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan alasan mengapa lokasi tarawih akbar dipindahkan dari Monumen Nasional (Monas) ke Masjid Istiqlal.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan alasan mengapa lokasi tarawih akbar dipindahkan dari Monumen Nasional (Monas) ke Masjid Istiqlal.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka posko Pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun pelajaran 2018/2019. Posko PPDB online tersebut dibuka bersamaan dengan dimulainya pendaftaran calon peserta didik untuk Sekolah Dasar (SD) pada hari ini, Senin, 28 Mei 2018. 

    Anies mengatakan posko bertujuan membantu masyarakat yang kesulitan mendaftar secara online. Adapun permasalahan yang kerap muncul, kata Anies, yakni terkait administrasi kependudukan. "Utamanya adalah pencatatan NIK (Nomor Induk Kependudukan), karena mungkin pencatatannya tidak rapi," kata Anies di posko PPDB online, SMK Negeri 1 Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

    Anies juga menyinggung ihwal surat imunisasi sebagai salah satu kelengkapan administrasi. Menurut dia, kadang masyarakat lupa menyimpan dan merapikan sertifikat imunisasi milik anak-anak mereka. Anies pun mengimbau masyarakat agar memperhatikan kelengkapan dokumen imunisasi ini. "Ibu ingat anaknya imunisasinya kapan saja, tapi tidak cukup dengan ingatan," kata Anies.

    Pemerintah DKI mensyaratkan sertifikat imunisasi sebagai salah satu kelengkapan bagi calon siswa tingkat SD dan Taman Kanak-kanak. Kendati begitu, calon siswa yang belum diimunisasi masih dapat mendaftar sembari diproses oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk imunisasi.

    Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto mengatakan posko ini dapat melayani PPDB online di semua jenjang pendidikan, dimulai PPDB tingkat SD yang dibuka hari ini. Posko PPDB akan buka dari pukul 08.00-16.00 WIB setiap hari kerja. "Hari ini yang buka SD. Posko akan buka terus sampai pendaftaran SMA," kata Sopan. Ia mengatakan ada 1.531 SD negeri di DKI Jakarta dengan daya tampung sekitar 74 ribu siswa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.