Sandiaga Uno Bantah Anggaran Rp 8,1 Miliar untuk Pohon Imitasi

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri festival budaya dan kuliner Betawi Condet Punye Potensi di Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, 31 Maret 2018. Sandi yang tengah demam, membuka acara ini dengan menyampaikan pantun,

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri festival budaya dan kuliner Betawi Condet Punye Potensi di Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur, 31 Maret 2018. Sandi yang tengah demam, membuka acara ini dengan menyampaikan pantun, "Burung parkit hinggap di dahan, lagi sakit baru ingat kebesaran Tuhan". TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membantah kabar ihwal anggaran sebesar Rp 8,1 miliar dari Dinas Kehutanan DKI Jakarta untuk pengadaan pohon imitasi. Di media sosial beredar cuplikan layar (screenshot) laman lpse.jakarta.go.id.

    "Sudah kami periksa, enggak ada anggaran Rp 8 miliar itu," kata Sandiaga Uno di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Juni 2018.

    Dari cuplikan layar yang beredar, anggaran sebesar Rp 8,1 miliar ditujukan untuk lelang pengadaan tanaman dan bahan dekorasi dengan satuan kerja Dinas Kehutanan. Adapun pemenang lelang tersebut, berdasarkan informasi di screenshot, adalah Cahaya Perisai Afiyah.

    Cuplikan layar itu beredar setelah sebelumnya masyarakat dihebohkan dengan pemasangan pohon imitasi di trotoar  Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Rabu lalu oleh Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Pusat. Setelah diprotes oleh masyarakat, pohon palsu itu akhirnya dicopot kembali.

    Sandiaga Uno menjelaskan, pohon imitasi itu berasal dari gudang Dinas PE dan bukan beli baru. Sehingga anggaran Rp 8,1 miliar tersebut tidak benar.

    Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan pohon imitasi itu biasanya untuk menghiasi jalan di hari-hari besar. Namun pemasangannya tidak dengan ditanam, tapi digantung.

    "Jadi insya Allah kami pastikan tidak ada anggaran yang terbuang," ujar Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.