Cek Stok Menjelang Lebaran, Anies Baswedan ke Pasar Kramatjati

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam acara Festival Betawi 2018 di Gedung Smesco dan memberi kesempatan pengunjung untuk membatik. Kamis, 31 Mei 2018. Maria Fransisca.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam acara Festival Betawi 2018 di Gedung Smesco dan memberi kesempatan pengunjung untuk membatik. Kamis, 31 Mei 2018. Maria Fransisca.

    TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur pada Jumat, 1 Juni 2018 untuk memeriksa pasokan bahan pangan menjelang Lebaran 2018. Anies mengunjungi pasar tersebut bersama Kepala Biro Perekonomian DKI Sri Haryati dan Direktur PD Pasar Jaya Arief Nasrudin.

    “Siang hari ini kita ke Pasar Induk Kramatjati untuk melihat kesiapan PD Pasar Jaya dalam memasuki musim lebaran, kita ingin memastikan stok di pasar aman dan kebutuhan warga Jakarta untuk lebaran aman,” ucap Anies usai meninjau Pasar Induk Kramatjati.

    Anies Baswedan tiba di Pasar Induk Kramat Jati sekitar pukul 14.00. Sesampainya di sana, Anies memeriksa stok sejumlah komoditas pangan seperti bawang putih, buah-buahan, dan cabai. Sembari meninjau stok bahan pangan, Anies berdiskusi dengan Arief terkait ketersediaan bahan-bahan pokok tersebut. Menurut Anies, ketersediaan pangan dan kesiapan PD Pasar Jaya terbilang aman.

    “Alhamdulillah tadi kita sudah melihat sendiri di lapangan, kita ketahui persis suplai yang ada, kondisi yang ada, sehingga harga lebih aman,” ucap Anies.

    Baca: Anies Baswedan Jelaskan Pohon Imitasi Tanpa Izin: Ngawur Aja

    Direktur PD Pasar Jaya Arief mengatakan harga daging ayam telah turun mengikuti Harga Eceran Tertinggi menjadi Rp 33 ribu per kilogramnya. HET itu, kata Arief, diputuskan usai rapat pihak PD Pasar Jaya dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sekitar dua pekan lalu.

    Sebelumnya, data pangan Pemprov DKI Jakarta di infopangan.jakarta.go.id menunjukkan harga telur ayam tertinggi ditetapkan Rp 28 ribu per kilogram dengan harga rata-rata 25.657 per kilogram. Sementara, harga tertinggi daging ayam dipatok Rp 50 ribu per ekor, dengan harga rata-rata di pasaran Rp 35.743 per ekor.

    “Kalau daging ayam dan telur, sebenarnya telur sudah turun di pasar, kalau daging ayam sekitar dua minggu lalu sudah rapat dengan Mendag,” kata Arief.

    Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan pemerintah akan terus menekan harga pangan agar tidak merangkak naik menjelang Lebaran. “Kita akan tekan terus, sisi suplainya kita dorong,” katanya di sela kunjungannya di sejumlah pasar di Kota Bandung, Jumat, 1 Juni 2018.

    Enggartiasto mengatakan Satgas Pangan, dibantu dinas perdagangan di daerah dan kepala pasar akan, diminta memantau perkembangan harga setiap hari. “Begitu terjadi kenaikan, kita akan tanya kenapa naik?” ujarnya.

    Dari hasil tinjauan ke Pasar Kramatjati tersebut, Anies Baswedan mengatakan pengelolaan pasar menjelang lebaran cukup efisien. Selain itu informasi ketersediaan bahan pokok juga diperbaharui.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.