Sidang Ahmad Dhani, Jaksa Hadirkan Saksi Pelapor

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi terdakwa dan musisi Ahmad Dhani yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden setibanya di PN Jakarta Selatan untuk menjalani sidang perdana kasus ujaran kebencian, 16 April 2018. Dhani ditetapkan menjadi tersangka atas laporan pendiri BTP Network Jack Lapian karena kicauannya di sosial media Twitter dan dianggap menghasut serta penuh kebencian terhadap pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahaya Purnama alias Ahok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ekspresi terdakwa dan musisi Ahmad Dhani yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden setibanya di PN Jakarta Selatan untuk menjalani sidang perdana kasus ujaran kebencian, 16 April 2018. Dhani ditetapkan menjadi tersangka atas laporan pendiri BTP Network Jack Lapian karena kicauannya di sosial media Twitter dan dianggap menghasut serta penuh kebencian terhadap pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahaya Purnama alias Ahok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Musikus Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani bakal kembali menjalani persidangan atas dakwaan kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 4 Juni 2018. Juru bicara PN Jakarta Selatan, Achmad Guntur, mengatakan Ahmad Dhani dijadwalkan bakal menjalani sidang pukul 11.00 WIB.

    "Agendanya pemeriksaan saksi lanjutan," kata Guntur, Senin, 4 Juni 2018. Sidang hari ini dipimpin Hakim H. Ratmoho, Sudjarwanto, dan Totok Sapto Indrato. Jaksa Sarwoto mengatakan sidang Ahmad Djani akan menghadirkan seorang saksi dari penuntut umum. "Saksi teman dari pelapor (Jack Lapian)," ujar Sarwoto.

    Pendiri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Network Jack Lapian melaporkan Ahmad Dhani ke polisi pada Kamis, 9 Maret 2017. 

    Jack merujuk pada beberapa tweet via akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang dinilai menyebarkan kebencian menjelang pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

    Menurut Jack, beberapa kicauan Ahmad Dhani di Twitter yang menjadi barang bukti menunjukkan frasa "penista agama" ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Jack mencontohkan tweet pada 7 Februari 2017 itu berbunyi, “Yang menistakan agama si Ahok...yang diadili KH. Ma'ruf Amin... -ADP.”

    Jaksa menjerat Ahmad Dhani dengan ujaran kebencian melanggar Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.