Kontroversi Pohon Plastik: Pemilik Gedung Kantor PT Cahaya Bicara

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor PT Cahaya Perisai Afiyah, pemenang lelang pengadaan bibit tanaman dan dekorasi, di Jalan Patriot Dalam Nomor 27 A, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. pada Senin, 4 Juni 2018. FOTO: Tempo/adi warsono

    Kantor PT Cahaya Perisai Afiyah, pemenang lelang pengadaan bibit tanaman dan dekorasi, di Jalan Patriot Dalam Nomor 27 A, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. pada Senin, 4 Juni 2018. FOTO: Tempo/adi warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Kontroversi pemasangan pohon plastik di beberapa titik trotoar Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, menyeret PT Cahaya Perisai Afiyah.

    Dalam penawaran proyek di jaman lpse.jakarta.go.id disebutkan bahwa pengadaan tanaman hidup dan bahan dekorasi di bawah Dinas Kehutanan DKI. Anggarannya Rp 8,5 miliar yang dibiayai APBD 2018.

    BacaAnies Baswedan Cabut Pohon Plastik di Sudirman, Ini Awal Mulanya 

    Tanaman itu akan dipasok ke sejumlah kebun pembibitan milik Pemda DKI. Pemenangnya adalah PT Cahaya Perisai dengan penawaran Rp 8,1 miliar.

    Di sosial media, PT Cahaya Perisai dituduh sebagai pemasok pohon-pohon plastik. Sedangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyatakan bahwa pohon itu milik Pemerintah Kota Jakarta Pusat yang sudah dipasang sejak 2017.

    Tempo mendatangi Kantor PT Cahaya Perisai Afiyah di Jalan Patriot Dalam Nomor 27 A, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

    Lihat jugaWarga Ini Sebut Sebetulnya Pohon Imitasi Bisa Percantik Kota

    Tak ada pelang nama perusahaan di depannya. Bangunan tertutup pagar tinggi yang setengahnya dipasang polycarbonate warna biru. Tempo tak bisa menemui siapapun karena kantor tutup.

    Ardi yang disebut-sebut Dirut PT Cahaya Perisai berhasil dihubungi. Namun, dia mengaku tidak terlibat dalam pengadaan pohon plastik.

    "Pohon imitasi itu bukan kami," kata Ardi kepada Tempo siang ini, Senin, 4 Mei 2018.

    Dia menuturkan, PT Cahaya Perisai Afiyah kini bergerak di bidang pengadaan bibit tanaman sejak diubah peruntukannya pada Maret 2017. Sebelumnya, berdasarkan data, perusahaan ini mengurusi pengadadaan alat-alat kedokteran dan laboratorium.

    Meski bicara soal jenis usaha PT Cahaya Perisai dan tender pohon plastik, Ardi membantah menjabat dirut. Menurut dia, Dirut PT Cahaya adalah Surachman. "Lebih jelasnya langsung ke dirutnya Pak Surachman."

    Lalu apa kaitan Ardi dengan PT Cahaya Perisai? 

    Ardi menjelaskan, perusahaan yang dikabarkan memasok pohon plastik itu menyewa rumah keluarganya di Jalan Patriot Dalam tersebut untuk dijadikan kantor. "Saya kenal baik Pak Surachman," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.