Jual Saham Perusahaan Bir, Sandiaga: Dibahas Setelah Lebaran

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pabrik Bir. REUTERS/Thomas Mukoya

    Ilustrasi Pabrik Bir. REUTERS/Thomas Mukoya

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengenai pelepasan saham perusahaan bir PT Delta Djakarta.

    "Pembahasannya dengan DPRD mungkin setelah Lebaran," katanya di Balai Kota, Selasa, 5 Juni 2018.

    Saat ini, kata Sandiaga Uno, pemerintah DKI masih mencari penasehat keuangan. Penasehat keuangan yang berguna memberi arahan dalam pelepasan saham di perusahaan bir itu dicari melalui beauty contest.

    Baca: Begini Ketua DPRD DKI Bilang Pelepasan Saham Perusahaan Bir Salah

    Pemerintah DKI telah mengumumkan secara resmi rencana melepas saham di PT Delta Djakarta. Pemerintah DKI sendiri memiliki 26,25 persen saham di perusahaan bir yang memproduksi merek Anker, San Miguel, Kuda Putih, dan Carlsberg tersebut. Surat pengajuan pelepasan saham ke DPRD telah dilakukan pada Mei 2018.

    Adapun pelepasan saham ini merupakan janji kampanye Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat pemilihan kepala daerah atau pilkada DKI 2017. Namun rencana pelepasan saham itu masih menuai pro-kontra di kalangan DPRD DKI.

    Baca: Pelepasan Saham Perusahaan Bir, Kenapa DKI Rangkul Banyak Pihak?

    Beberapa anggota Dewan berpendapat saham perusahaan bir DKI ini tak harus dilepas karena tergolong sehat serta menyetor dividen cukup besar setiap tahunnya. Tahun ini, PT Delta Djakarta menyetor Rp 48 miliar ke pendapatan pemerintah DKI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.