Banten Bikin Jalan Tembus Baru ke Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses pencacahan dinding beton terowongan Bandara Soekarno-Hatta terkait pengambilan sampel penyelidikan kepolisian dan proses pembersihan longsoran, Kamis, 8 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Proses pencacahan dinding beton terowongan Bandara Soekarno-Hatta terkait pengambilan sampel penyelidikan kepolisian dan proses pembersihan longsoran, Kamis, 8 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - Pemerintah Provinsi Banten merancang jalan baru sepanjang 48 kilometer yang menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta dengan wilayah Banten Barat.

    "Akses baru ini akan menjadi titik nol pembangunan Banten wilayah Barat," kata Gubernur Banten Wahidin Halim, Rabu 6 Juni 2018.

    Wahidin memastikan pembangunan akses baru ini bukan hanya sebatas wacana saja. Menurut dia, pembangunan jalan yang menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta 1, Bandara Soekarno-Hatta 2 di wilayah Pakuhaji Kabupaten Tangerang hingga Banten Barat ini telah melalui proses Detail Engineering Design (DED) dan Feasibility Study atau studi kelayakan. " DED dan FS nya sudah."

    Baca: Lebaran 2018, Ini Fasilitas Baru di Bandara Soekarno-Hatta

    Wahidin mengatakan pembangunan jalan ini sangat strategis. Jalan baru ini nantinya akan terhubung dengan jaringan jalan lainnya di seluruh wilayah Banten sehingga sangat positif untuk pembangunan Banten ke depan.

    "Bagus untuk pertumbuhan ekonomi, sebagai alternatif pengembangan Jakarta. Harus didukung bukan hanya jalan tapi infrastruktur untuk masyarakat juga," kata Wahidin.

    Menurut Wahidin, proyek ini hampir tidak mengalami masalah yang berarti karena penguasaan tanah sudah dilakukan oleh sejumlah pengembang seperti Salim Group, Agung Sedayu dan Alam Sutera.

    Baca: Ada Jemput Drive Thru di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

    "Lahan adalah milik pengembang dan yang membangun juga pengembang itu karena ini pengembangan wilayah mereka juga," kata Wahidin.

    Pemerintah Provinsi Banten, kata dia, melakukan pengawasan dan kebijakan untuk mendukung terealisasinya proyek jalan baru menuju Bandara Soekarno-Hatta ini. "Jangan sampai ijin yang dikeluarkan menimbulkan dampak hukum dan lingkungan," kata Wahidin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.