Tol Cikampek Dilempari Batu: Polisi 24 Jam Jaga Jembatan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • H-8 Lebaran 2018 tol Jakarta-Cikampek macet. Kemacetan disebabkan penyempitan ruas jalan tol akibat pembangunan jalan tol layang dari Cikunir hingga Cikarang. 7 Juni 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    H-8 Lebaran 2018 tol Jakarta-Cikampek macet. Kemacetan disebabkan penyempitan ruas jalan tol akibat pembangunan jalan tol layang dari Cikunir hingga Cikarang. 7 Juni 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Bekasi - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota menyiagakan dua polisi petugas kepolisian selama 24 jam nonstop untuk menjaga jembatan penyeberangan di atas ruas Tol Cikampek, tepatnya Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

    Penjagaan itu menyusul pelemparan batu berukuran besar yang menyebabkan seorang pengguna tol tewas.

    Kepala Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto mengatakan, dua polisi itu berseragam dan tanpa seragam.

    Baca: Jalan Tol Cikampek, Polres Bekasi Usut Lempar Batu Berujung Maut

    "Setelah kejadian ini, kami menggelar rapat koordinasi dengan Jasa Marga dan Pemerintah Kota Bekasi untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan khususnya pada saat arus mudik," kata Indarto hari ini, Jumat, 8 Juni 2018.

    Sauful Mazazi, 43 tahun, tewas mengenaskan setelah mobil yang dikemudikannya ditimpa batu berukuran besar di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 6 mengarah ke Cikampek pada Selasa pagi, 5 Juni 2018, sekitar pukul 04.00 WIB.

    Ada tiga batu ditemukan di lokasi. "Dua mobil tertimpa batu. Pertama satu orang meninggal, selang 10 menit kemudian ada lagi tapi orangnya hanya luka."

    Lihat jugaMudik 2018, BBM Kemasan Disiapkan di Tol Cikampek

    Menurut dia, ada sekitar 20 jembatan penyeberangan orang atau JPO di atas Tol Cikampek dalam wilayah tugasnya. Jembatan itu mulai dari perbatasan dengan DKI sampai ke Kabupaten Bekasi.

    "Di lokasi pelemparan ramainya ketika ngabuburit, kalau pagi sebetulnya sepi," ujar Indarto.

    Polisi melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya. Tiga orang diperiksa sebagai saksi juga menginterogasi pedagang dan warga yang tinggal di sekitar jembatan. "Kami membentuk tik khusus untuk mengusut ini," tutur Indarto.

    General Manajer PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R. Lukman mengatakan, ditambah kamera CCTV di setiap jembatan secara bertahap untuk menghindari peristiwa serupa. "Fokus sekarang baru di pinggir tol (Tol Cikampek)," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.