Sandiaga Uno Pastikan Tak Ada Malam Takbiran di Monas, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melambaikan tangan kepada pemudik yang berada dalam bus saat meninjau arus mudik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Ahad, 10 Juni 2018. Sandiaga memastikan Terminal Kampung Rambutan siap memberangkatkan para pemudik menuju kampung halaman. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melambaikan tangan kepada pemudik yang berada dalam bus saat meninjau arus mudik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Ahad, 10 Juni 2018. Sandiaga memastikan Terminal Kampung Rambutan siap memberangkatkan para pemudik menuju kampung halaman. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan tidak akan ada aksi perayaan malam takbiran menjelang Idul Fitri yang berlokasi di Monas atau Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Hal itu agar kegiatan takbiran tidak berpusat di satu titik sehingga menyebabkan kemacetan.

    "Untuk teman-teman, tidak akan ada takbir di Monas, akan dipecah ke lima wilayah agar tidak memusatkan kepadatan lalu lintas di pusat kota," kata Sandiaga di Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Senin, 11 Juni 2018 ihwal malam takbiran di Jakarta.  Monas akan tetap diprioritaskan untuk kegiatan wisata dan olahraga.

    Baca : Malam Takbiran, Dishub DKI Otak-atik Titik Lokasi Konvoi Takbir

    Saat ini, kata Sandiaga, pihaknya tengah merundingkan lima titik di lima wilayah Jakarta untuk aksi takbiran tersebut. Lima titik itu termasuk di beberapa masjid dan fasilitas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berlahan luas.

    Nantinya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga akan meninjau lima titik tersebut. Meski begitu, Sandiaga belum merincikan lima titik tersebut.

    "Nanti akan kami sampaikan," kata Sandiaga menambahkan. Lebih lanjut, Sandiaga juga melarang masyarakat untuk menggelar aksi konvoi ugal-ugalan dan takbir keliling yang mengganggu ketertiban masyarakat.

    Saat ini, kata Sandiaga, Pemprov DKI tengah menyusun koordinasi pengamanan Ibu Kota pada malam takbir Lebaran 2018. Sandiaga memastikan pihaknya akan menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

    Sementara, sejumlah titik lokasi aksi malam takbiran akan ditentukan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berkoodinasi dengan aparat keamanan lainnya, seperti pihak kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

    Selain itu, Dishub DKI juga akan berkoordinasi dengan Majelis Ta'lim, Majelis Dzikir, dan masjid-masjid setempat terkait antisipasi aksi malam takbiran.

    Adapun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta masyarakat yang berencana menggelar kegiatan konvoi pada malam takbir melapor kepada Dishub DKI Jakarta. Hal itu agar kegiatan takbiran tidak mengganggu ketertiban masyarakat.

    "Salah satu yang ingin digagas Pemprov DKI adalah tidak membiarkan acara malam takbiran keliling tidak terorganisir dengan baik, jadi bagi yang ingin menyelenggarakan takbir dikoordinasikan dengan Dishub DKI," kata Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.