Sandiaga: Dinsos Gandeng Satpol PP Atasi Pengemis Musiman Lebaran

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengemis musiman bulan ramadhan berkumpul di kawasan Pasar Baru, Jakarta (12/7). Di bulan Ramadhan jumlah pengemis dan gelandangan yang datang ke Jakarta meningkat jumlahnya. TEMPO/Subekti.

    Pengemis musiman bulan ramadhan berkumpul di kawasan Pasar Baru, Jakarta (12/7). Di bulan Ramadhan jumlah pengemis dan gelandangan yang datang ke Jakarta meningkat jumlahnya. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meminta Dinas Sosial DKI untuk menanggulangi pengemis musiman di Ibu Kota saat momentum Lebaran.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau agar warga Jakarta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ke badan resmi pengelola ZIS seperti Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (BAZIS). Hal ini karena BAZIS akan menyalurkan dana yang terkumpul ini kepada orang yang benar-benar memerlukan.


    Baca : Cerita Sandiaga Uno Buntuti Pengemis yang Naik Toyota Fortuner

    "Saya sudah koordinasi dengan Dinas Sosial juga agar mereka [Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial/PMKS] dibina. Mereka ini musiman datang karena mengambil manfaat rasa kepedulian masyarakat untuk berbagi," kata Sandiaga pada Senin 11 Juni 2018.

    Dia menambahkan bahwa dalam menangani persoalan PMKS musiman ini, Dinas Sosial akan dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kecamatan hingga keluarahan. "Peduli itu disalurkan melalui lembaga resmi pemerintah," ungkapnya.

    Seperti diketahui, menjelang Lebaran ini sejumlah PMKS dari luar daerah datang ke Jakarta untuk memanfaatkan momentum zakat. Kendati demikian, hanya sebagian dari mereka yang benar-benar membutuhkan pertolongan dana. Bahkan, sebagian dari mereka merupakan pengemis musiman yang hanya ada ketika momen hari besar nasional.

    Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, jumlah kemiskinan di Ibu Kota pada September 2017 lalu mencapai 3,78%. BPS mencatat, jumlah kemiskinan tersebut terbilang stagnan dalam lima tahun terakhir.

    Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta menargetkan bisa menurunkan hingga 1% angka kemiskinan tersebut, termasuk didalamnya dengan mengatasi pengemis dan gelandangan musiman.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.