Mudik 2018, Sandiaga Uno Sebut Jangan Hamburkan Duit di Kampung

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno didampingi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah memimpin doa bersama para pemudik, yang akan berangkat dengan bus, saat meninjau arus mudik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Ahad, 10 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno didampingi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah memimpin doa bersama para pemudik, yang akan berangkat dengan bus, saat meninjau arus mudik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Ahad, 10 Juni 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau semua pemudik mengatur keuangan saat mudik 2018. Jangan sampai, ucap Sandiaga, pemudik menghambur-hamburkan uang saat di kampung halaman.

    "Saya minta para pemudik tidak menghambur-hamburkan uang. Lebih baik uangnya digunakan untuk membangun perekonomian kampungnya," kata Sandiaga Uno saat ditemui seusai pelepasan mudik gratis Telkomsel di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018.

    Baca: Arus Mudik di Jalur Pantura Bekasi Terhambat Pasar Tumpah

    Sandiaga Uno berujar, dana yang ada dapat dimanfaatkan untuk membangun tempat usaha, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

    Dia juga meminta pemudik mengajak sanak saudara menjalankan usaha untuk membangun perekonomian lokal.

    "Sehingga di sana tercipta lapangan kerja. Jadi, pemudik tidak perlu lagi kembali ke Jakarta atau membawa saudaranya ke Jakarta," tutur Sandiaga Uno.

    Menurut dia, Jakarta adalah kota bagi seluruh masyarakat. Tapi, kata dia, alangkah baiknya jika masyarakat yang ingin datang ke Jakarta memiliki keahlian, sehingga nantinya tidak menjadi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

    "Saya berharap, dengan tumbuhnya ekonomi di kampung, masyarakat yang datang ke Jakarta hanya betul-betul yang memiliki kemampuan," ujar Sandiaga Uno terkait dengan kemungkinan warga yang ikut mudik 2018 mengajak saudara atau temannya merantau ke Jakarta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.