Selasa, 16 Oktober 2018

Pencurian Handphone di Rumah Dinas, Wagub Sandiaga Uno Takjub

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah dinas wakil gubernur DKI Jakarta di Jalan Denpasar Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan, telah direnovasi sejak sebulan lalu, 13 Oktober 2017. TEMPO/Taufiq Siddiq

    Rumah dinas wakil gubernur DKI Jakarta di Jalan Denpasar Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan, telah direnovasi sejak sebulan lalu, 13 Oktober 2017. TEMPO/Taufiq Siddiq

    Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas pencurian. Sandiaga memberi imbauan itu setelah rumah dinas wakil gubernur yang dijaga bisa disusupi pencuri.

    Sandiaga menyayangkan peristiwa pencurian yang terjadi di rumah dinasnya di Kuningan Timur, Jakarta Selatan, tersebut. Pencurian bisa terjadi sekalipun rumah dijaga oleh dua anggota pengamanan khusus.

    Baca: Sebelum Dilantik, Ini Kata Sandiaga Soal Rumah Dinas

    Kalau di rumah dinas wakil gubernur yang dijaga secara khusus saja masih bisa disusupi, dia bertanya, bagaimana keadaannya di tengah masyarakat biasa. “Jadi saya gunakan kesempatan ini untuk mengingatkan dan memastikan kewaspadaan,” katanya di kawasan Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis, 14 Juni 2018.

    Baca juga: Sandiaga Uno Meninjau Proyek LRT Sehari Sebelum Lebaran

    Sandiaga secara khusus memberikan perhatiannya di akhir Ramadan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Kita tingkatkan lagi kewaspadaan,” kata Sandiaga menambahkan.

    Pencurian di rumah dinasnya itu terjadi saat Sandiaga menggelar buka puasa bersama. Di tengah salat tarawih, seorang tamu sekaligus ustad, Muhammad Nasih, kehilangan sebuah telepon genggam bermerek  iPhone 7S dan SIMcard dari saku belakang celana.

    Saat itu, Nasih tengah memimpin salat dan merasa kehilangan ketika sedang bersujud. Baca: Maling Masuk Ketika Sedang Tarawih Bersama

    Polisi telah menindaklanjuti laporan itu dengan datang ke rumah dinas wakil gubernur. Mereka memeriksa kamera CCTV dan meminta keterangan dari sejumlah orang. Hingga kini, polisi masih bekerja keras mencari keberadaan telepon dan tersangka pencurinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.