Anies Baswedan Ucapkan Selamat Lebaran Menggunakan Bahasa Isyarat

Reporter:
Editor:

Gadi Makitan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat Idul Fitri di akun Instagramnya dengan menggunakan bahasa isyarat. (instagram.com)

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat Idul Fitri di akun Instagramnya dengan menggunakan bahasa isyarat. (instagram.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat Idul Fitri 1439 Hijriah menggunakan bahasa isyarat untuk para penyandang tunarungu. Ucapan itu disampaikan Anies melalui video yang diunggah dalam akun Instagram miliknya.

    Dalam video yang diunggah hari ini, Jumat, 15 Juni 2018, Anies menggunakan kemeja putih dibalut jas hitam dan dasi biru. Sebagai penutup kepala, Anies menggunakan peci hitam.

    "Assalamualaikum, saya Anies Baswedan. Kami mengucapkan selamat Idul Fitri. Mohon maaf lahir batin. Semoga ibadah kita selama bulan Ramadan diterima oleh Allah. Amin," kata Anies sebagaimana diterjemahkan subtitle video itu.

    Dalam keterangan video, Anies mengatakan hanya di Indonesia yang menyandingkan ucapan permohonan maaf dengan tuntasnya berpuasa selama Ramadan. Menurut Anies, Idul Fitri adalah sebuah pesan untuk berlatih meninggikan derajat ketakwaan diakhiri dengan kerendahan hati untuk memohon maaf.

    "Izinkan semua bisa menerima pesan itu dan menggaungkannya pada sesama, pada semua," ucapnya.

    Hari ini, Anies melaksanakan salat Idul Fitri 1439 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Setelah salat, dia datang ke Balai Kota menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, pejabat di lingkungan pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, serta warga yang melaksanakan salat Idul Fitri di Balai Kota.

    Di Balai Kota, Anies mengatakan Idul Fitri bukan hanya berarti kemenangan untuk pribadi, melainkan juga untuk bangsa.

    "Fitrah kita sebagai bangsa, kembali menghormati, saling menghargai, momen kembali kita sebagai satu bangsa dan senegara," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.