Buaya di Pondok Dayung, Pengunjung Pantai Ancol Bilang Bismillah

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Pantai Lagoon di Taman Impian Ancol, Jakarta Utara, pada H+3 Lebaran, Senin, 18 Juni 2018. Tempo/Adam Prireza

    Suasana Pantai Lagoon di Taman Impian Ancol, Jakarta Utara, pada H+3 Lebaran, Senin, 18 Juni 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta— Para pengunjung pantai Taman Impian Ancol, Jakarta Utara, mengatakan tidak takut atas kabar buaya yang terlihat di Dermaga TNI Angkatan Laut Pondok Dayung, Tanjung Priok beberapa waktu lalu.

    “Bismillah aja, lah, tidak sampai sini. Lumayan jauh juga kan ke sini,” kata Widiawati, 43 tahun, pengunjung asal Bogor saat ditemui di Pantai Beach Pool, Ancol, Jakarta Utara, Senin, 18 Juni 2018. Ia pun membiarkan dua orang anaknya untuk bermain di pantai tersebut.

    Baca juga: TNI AL Temukan Buaya di Dermaga Pondok Dayung Tanjung Priok

    Pengunjung lainnya asal Depok, Jawa Barat, Ardianto, 36 tahun, mengaku tidak khawatir atas munculnya buaya yang diperkirakan sepanjang 2,5 meter itu. Ia percaya petugas keamanan yang berjaga di sekitar pantai itu dapat segera bertindak jika terjadi sesuatu.

    “Engga takut sih. Selain kejadiannya jauh, kan ada petugas keamanan pantai yang berjaga,” kata dia.

    Saat Tempo mendatangi Pantai Beach Pool dan Pantai Lagoon di Ancol,  pengunjung sangat ramai. Ratusan orang, baik anak-anak maupun dewasa, memenuhi bibir pantai untuk bermain pasir dan berenang.

    Terkait kemunculan buaya tersebut, Corporate Communication Taman Impian Ancol Rika Lestari sebelumnya mengatakan jarak lokasi penemuan buaya dengan pantai Ancol sekitar enam kilometer.

    Simak juga: Siti Nurbaya Minta Masyarakat Tak Menembak Buaya di Pondok Dayung

    Sehingga, kemungkinan hewan itu masuk ke pantai wisata Ancol, apalagi hewan berjenis buaya muara memiliki habitat di air payau.

    Namun, sebagai langkah antisipasi, kata Rika, manajemen telah memasang jaring agar buaya tidak masuk beach pool (area pantai) Ancol. Langkah ini sudah menjadi standard operating procedure.  "Agar pengunjung nyaman," kata Rika.

    ADAM PRIREZA | M.YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.