Lima PNS Pemkab Bekasi Bolos Kerja Usai Cuti Bersama, Alasannya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana gladi bersih acara pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) seleksi tahun 2017 di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. Tempo/Adam Prireza

    Suasana gladi bersih acara pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) seleksi tahun 2017 di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak lima Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi membolos pada hari pertama kerja usai cuti bersama Lebaran. Namun lima orang tersebut bolos dengan izin yang diberikan pemerintah setempat.

    "Ada lima orang pegawai yang tidak masuk kerja karena sudah memiliki izin yang kami berikan," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi Oded S Yahya usai apel di Plaza Komplek Perkantoran Bupati Bekasi di Cikarang, Kamis, 21 Juni 2018.

    Baca: Sandiaga Uno: Tak Ada Toleransi PNS DKI Bolos di Hari Pertama

    Oded mengatakan berdasarkan hasil perhitungan absensi, persentase PNS Pemkab Bekasi yang masuk cukup tinggi yakni hampir mencapai 100 persen atau sebanyak 14.273 pegawai.

    "Namun yang tidak hadir karena izin cuti melahirkan empat orang, cuti di luar tanggungan negara satu orang," katanya.

    Baca: Kisah PNS Jakarta yang Mangkir Enam Bulan

    Meski demikian pihaknya akan melengkapi data-data yang ada dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab maupun yang tersebar di 23 kecamatan.

    "Kalau sesuai perhitungan apel tadi pagi, 100 persen hadir semua," katanya.

    Setelah melakukan sidak hingga siang hari nanti pihaknya akan melaporkan data-data pegawai kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB).

    Baca: Pemerintah Kota Bogor: Tidak Ada Tambahan Cuti Lebaran 2018

    "Sedang kami lengkapi untuk segera kita laporkan kepada Kementerian," katanya.

    Oded menambahkan selain mengecek kehadiran pegawai pihaknya akan memastikan seluruh pelayanan publik di Kabupaten Bekasi beroperasi normal, sebab dengan kehadiran pegawai harus dipastikan pelayanan publik kepada masyarakat juga harus diutamakan.

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengklaim seluruh pegawainya pada hari pertama hadir dalam apel karena sebelum apel terlebih dahulu dilakukan absensi kepada seluruh pegawai.

    Neneng telah memerintahkan dinas terkait untuk melakukan sidak guna memastikan kehadiran para PNS tersebut pada hari pertama kerja ini. "Nanti saya langsung melakukan sidak, jika ditemukan tidak ada di ruangan maka akan diberikan sanksi tegas sesuai undang-undang yang berlaku," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.