PPDB Online SMA Banten Dijanjikan Tak Ngadat Lagi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Wahidin Halim (duduk, paling kanan) memantau langsung Command Server Penerimaan  Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA/SMK di kantor  Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Kamis 21 juni 2018. TEMPO/Ayu Cipta

    Gubernur Banten Wahidin Halim (duduk, paling kanan) memantau langsung Command Server Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA/SMK di kantor Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Kamis 21 juni 2018. TEMPO/Ayu Cipta

    TEMPO.CO.Tangerang – Sistem komputerisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA/SMK Negeri Provinsi Banten dijanjikan berjalan baik dan normal hari ini Jumat 22 Juni 2018 dan seterusnya. Sistem itu sempat ngadat di hari pertama pendaftaran Kamis 21 Juni 2018.  

    Baca berita sebelumnya:
    Hari Pertama, Sistem PPDB Online SMA di Banten Langsung Ngadat

    Gubernur Banten Wahidin Halim sempat marah saat mengetahui server  sistem  komputerisasi PPDB online itu mengalami gangguan. Kemarahan Wahidin diluapkan dengan mendatangi langsung  ruang Command Center PPDB online di kantor Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Pemerintah Provinsi Banten di Serang.

    Dia sempat berada di sana selama tiga jam dan menunggui langsung kerja sekitar 20 petugas gabungan Dinas Kominfo, Dinas Pendidikan dan Inspektorat. "Saya tidak mau tahu soal teknis, yang saya inginkan warga saya bisa daftar sekolah lancar," kata Wahidin dengan nada tinggi.

    Baca juga:
    Soal Reklamasi, Ini yang Dituntut Ketua DPRD Kepada Anies

    Wahidin gusar karena mempercayai persiapan telah dilakukan sejak lama. Dia yang memimpin persiapan itu juga telah menginstruksikan penambahan bandwith dengan menggandeng Telkomsel.  Wahidin baru meninggalkan ruangan itu Kamis sore 21 Juni 2018 setelah masalah diklaim berhasil diatasi.

    Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Amal Herawan Budi, menjelaskan penyebab server PPDB ngadat. "Membludak pengunjungnya, sampai 13 juta, perkiraan sekitar 1 juta pengunjung," kata Amal, Jumat 22 Juni 2018.

    Amal menduga satu keluarga mencoba mendaftar berulang. "Jadi yang mau daftar sekolah satu anak, tapi kakak, ibu dan bapaknya ikutan mendaftarkan. Ini karena ada kemudahan teknologi handphone," katanya.

    Baca:
    Ada Sniper di Sidang Vonis Aman Abdurrahman

    Padahal, kata Amal, semestinya warga Banten lebih bersabar dalam pendaftaran sekolah sehingga sistem komputer berjalan lancar. Dia juga memberi saran, tidak harus hari pertama mendaftar. “Kalau tahu strategi justru mendaftar hampir di akhir sebelum tanggal penutupan,” katanya me njelaskan perihal passing grade sekolah yang dituju.

    Amal berjanji hari ini, Jumat 22 Juni 2018, dan seterusnya server normal. “Kami upayakan terus agar berjalan normal dan baik,” kata Amal.

    Pendaftaran PPDB online SMA/SMK Banten rencananya dibuka hingga 27 Juni 2018. Diperkirakan hampir dua ratus ribu siswa lulusan SMP/Madrasah Tsanawiyah serta lulusan Paket B akan mendaftar ke SMA dan SMA negeri di Banten. Mereka memperebutkan 70 ribu kursi yang tersebar di 222 sekolah: 75 SMKN dan 140 SMAN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.