Penjambretan Dirjen PUPR Bongkar Markas Sindikat di Teluk Gong

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polres Jakarta Barat menangkap pelaku penjambretan terhadap Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 29 Juni 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Polres Jakarta Barat menangkap pelaku penjambretan terhadap Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 29 Juni 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sindikat penjambret yang beroperasi di Jabodetabek terungkap setelah polisi menangkap dua pelaku penjambretan Dirjen Kementerian PUPR Syarif Burhanudin.

    Satu dari dua pelaku penjambretan ponsel iPhone X milik Syarif itu terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan, Jumat dini hari, 29 Juni 2018. Kedua pelaku berinisial, AA dan FY ditangkap di dua lokasi terpisah. 

    Baca: Polisi Tembak Mati Pelaku Penjambretan iPhone X Dirjen PUPR

    Kepala Kepolisian Resor Jakarta Barat Komisaris Besar Hengky Hariadi mengatakan sindikat besar jaringan penjambret yang beroperasi di Jabodetabek itu berada di Teluk Gong, Jakarta Utara. 

    "Setelah kami menangkap dua orang pelaku penjambretan di Kota Tua, ternyata terungkap ada sindikat besar di Jakarta dan sekitarnya yang bermarkas di Teluk Gong," kata Hengky di Polres Jakarta Barat, Jumat, 29 Juni 2018. 

    Polres Jakarta Barat menangkap pelaku penjambretan terhadap Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 29 Juni 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Korban penjambretan AA dan FY adalah Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarif Burhanudin.

    Ponsel iPhone X Syarif dijambret saat bersepeda di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Ahad, 24 Juni 2018.

    Polisi menangkap AA di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara. Sedangkan, FY ditangkap di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

    Baca: Dirjen PUPR Korban Penjambretan di Kota Tua, Ini Kata Polisi

    FY merupakan residivis yang pernah mendekam sebanyak dua kali di lembaga pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan, dan dua kali di Rumah Tahanan Salemba.

    Polisi menembak kedua pelaku saat ditangkap karena melakukan perlawanan. "FY tewas dalam perjalanan ke rumah saki Kramatjati untuk mendapatkan perawatan."

    Hengky mengatakan kasus penjambretan ini sempat viral di media sosial. Korban mengalami patah tulang setelah jatuh dari sepeda karena penjambretan itu.

    Polres Jakarta Barat menangkap pelaku penjambretan terhadap Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, 29 Juni 2018. Tempo/Imam Hamdi

    "Korban menarik jaket AA, dan ban sepedanya menyentuh motor pelaku. Korban oleng dan terjatuh," ujarnya.

    Setelah mendapatkan informasi penjambretan tersebut, polisi membentuk tim meski korban belum memberikan laporan.

    Polisi menemukan titik terang untuk memburu pelaku pada hari kedua penyelidikan. Polisi pun berhasil menciduk kedua pelaku penjambretan dini hari tadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.