Pilkada Kabupaten Bogor, Ade Yasin Banjir Karangan Bunga

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pilkada

    Ilustrasi pilkada

    TEMPO.CO, Bogor - Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum mengeluarkan data resmi hasil pilkada Kabupaten Bogor 2018, karangan bunga ucapan selamat telah membanjiri pasangan calon Ade Yasin-Iwan Setiawan. Pasangan ini keluar sebagai pemenang hasil hitung cepat.

    Ada sedikitnya 10 karangan bunga untuk mereka yang memenuhi halaman kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Bogor. Karangan bunga yang dikirim sejumlah tokoh politik tersebut diiringi pesan “Semoga Menjadi Pemimpin yang Amanah”.

    Baca:
    Ini Coblosan Guru di Bekasi yang Dipecat Usai Pilkada Serentak

    Dari pantauan Tempo, Jumat, 29 Juni 2018, karangan bunga tersebut berasal dari sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ada pula dari Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy, juga Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar.

    Pada beberapa karangan bunga lain tertera pengirimnya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fadli Zon dan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin.

    Baca:
    Di Pilkada Kota Bogor, Bima Arya Umumkan Kemenangan

    Pasangan yang diusung Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Kebangkitan Bangsa tersebut unggul dalam perolehan suara versi quick count internal dan lembaga survei LSI Denny JA.

    Ade Yasin, calon bupati nomor urut 2, pun telah mendeklarasikan kemenangannya di kantor DPC PPP pada Rabu malam, 27 Juni 2018. "Terima kasih kepada semua pendukung Hadist yang telah memperjuangkan dan meloloskan pasangan Hadist menjadi Bupati-Wakil Bupati Bogor," kata Ade, merujuk akronim Ade Yasin-Iwan Setiawan.

    Baca:
    Quick Count Pilkada 2018, Pepen Pimpin Lagi Kota Bekasi

    Ade bahkan telah berjanji merangkul semua lapisan masyarakat. “Kami ingin semua bersatu membangun Kabupaten Bogor," ucap Ade sambil mengimbau seluruh tim pemenangan, relawan, dan pendukungnya tetap menjaga kondusivitas selama menunggu keputusan KPU.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.