Minggu, 16 Desember 2018

Kecelakaan Arus Mudik Tol Tangerang Merak Naik Dibandingkan 2017

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk angkut pakan ternak terguling di KM 62 Tol Tangerang-Merak, Desa Cisait, Kragilan,  Kabupaten Serang, Banten, Sabtu petang, 26 Mei 2018.

    Truk angkut pakan ternak terguling di KM 62 Tol Tangerang-Merak, Desa Cisait, Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu petang, 26 Mei 2018.

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Marga Mandalasakti mencatat terjadi peningkatan kecelakaan di jalan Tol Tangerang Merak selama arus mudik dan balik tahun ini dibandingkan tahun 2017.

    "Total angka kecelakaan pada arus Lebaran tahun ini 28 kasus naik dibandingkan tahun lalu dari 26 kasus," ujar Kepala Divisi Operasi PT Marga Mandalasakti Ega N Boga dalam acara evaluasi trafik arus mudik Lebaran 2018 di Hotel Le Semar, Serang, Jum'at 29 Juni 2018.

    Baca : Diprediksi Selasa Menjadi Puncak Arus Balik Mudik

    Kenaikan kasus kecelakaan ini diikuti oleh jumlah korban kecelakaan untuk korban luka ringan 35 orang dan luka berat 13 orang dan korban meninggal dunia tidak ada. Arus Lebaran tahun lalu jumlah korban luka ringan 13, luka berat 6 dan korban meninggal dunia tidak ada.

    Berdasarkan data sejak arus mudik Lebaran tahun 2014 angka kecelakaan lalu lintas di tol Tangerang Merak mengalami fluktuasi. 2014 terjadi 25 kasus dengan jumlah korban luka ringan 13 orang, luka berat 6 orang, meninggal dunia 1 orang.

    Pada 2015 kasus kecelakaan terjadi 24 kali, korban luka ringan 24 orang, luka berat 4 orang, meninggal tidak ada. 2016 terjadi 31 kasus, luka ringan 20 orang, luka berat 15 orang, meninggal dunia tidak ada.

    Ega mengklaim pengelola jalan tol terus melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas setiap waktu untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan tol seperti, penambahan petugas patroli jalan raya dari 1 unit menjadi 4 unit, operasional penambahan lajur ke 4 ruas Bitung-Cikupa-Balaraja Barat serta kerjasama posko di gerbang tol dan rest area.

    Simak juga : Respon Ridwan Kamil Soal Guru Viral Dipecat Usai Pilkada Serentak

    Pada arus mudik Lebaran 2018 ini jalan tol Tangerang Merak dilalui sebanyak 2.024.149 unit kendaraan.  Volume kendaraan ini mengalami penurunan 0,16 persen dibandingkan tahun 2018 dalam periode yang sama.

    Berdasarkan data traffik arus Lebaran MMS 2018, ada tiga arus puncak yang terjadi di tol Tangerang-Merak. Puncak arus pertama terjadi pada H-7 atau 8 Juni 2018 dengan jumlah kendaraan mencapai 162.964 atau melonjak 16,25 persen dibandingkan Lebaran 2017.

    Ega mengatakan jika dihitung secara keseluruhan dari H-10 sampai H+10 arus mudik dan balik Lebaran, rata rata harian lalu lintas tol Tangerang Merak dilalui sebanyak 126.509 kendaraan. "Hal ini menunjukkan penurunan 9,65 persen dibandingkan rata rata lalu lintas normal harian 140.180 kendaraan," kata Ega.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".