Pengendara Keluhkan Perluasan Kawasan Ganjil Genap

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean panjang kendaraan masih terjadi di Jalan Gatot Subroto depan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan usai uji coba sistem ganjil-genap kloter pagi, Senin, 2 Juli 2018. TEMPO/Lani Diana

    Antrean panjang kendaraan masih terjadi di Jalan Gatot Subroto depan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan usai uji coba sistem ganjil-genap kloter pagi, Senin, 2 Juli 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Uji coba perluasan wilayah dan perpanjangan waktu pembatasan kendaraan lewat aturan pelat nomor ganjil genap di mulai hari ini, Senin, 2 Juli 2018. Banyak pengendara mobil yang mengelukan kebijakan itu.

    Seorang pegawai swasta, Andra Tjokro, mengatakan terganggu dengan aturan ganjil genap yang diperluas. Sebelumnya, ganjil genap hanya berlaku pada hari kerja di pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00. Namun sekarang diterapkan setiap hari pada pukul 06.00-21.00 WIB.

    Baca : Wakil Ketua DPRD DKI Ini Sebut Ganjil Genap Kebijakan Primitif

    “Pekerjaan saya itu dipenuhi meeting dadakan dan tidak tentu daerahnya. Jadi bikin ribet, harus mikir lewat mana, naik apa, berangkat jam berapa. Tidak bisa langsung gerak,” ujar wanita 24 tahun yang tinggal di Tebet Jakarta Selatan itu.

    Keluhan serupa disampaikan Andreas Firmansyah. Pria 26 tahun yang berdomisili di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, itu berkantor di Slipi, Jakarta Barat. Ia kesulitan untuk pulang karena rute Jalan Gatot Subroto-MT. Haryono terdampak perluasan aturan ganjil genap. Padahal ia selalu melewati rute itu untuk pulang. “Masa saya harus lembur dulu untuk bisa pulang ke rumah,” kata dia.

    Untuk menyiasati kendala itu, Andra dan Andreas berencana untuk beralih ke angkutan umum. Mereka berencana menggunakan Transjakarta atau ojek onlie. “Mungkin ini saatnya beralih ke Transjakarta. Semoga armadanya ditambah, deh,” kata Andra.

    Pembatasan kendaraan lewat aturan ganjil genap sebelumnya hanya berlaku di Jalan Sudirman, M.H. Thamrin, dan sebagian Jalan Gatot Subroto. Menjelang pesta olahraga Asian Games 2018, pemerintah akan memperluas jangkauan dan durasi aturan tersebut. Kebijakan itu diterapkan untuk menyuskseskan perhelatan akbar yang diikuti negara-negara Asia itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.