Di Jagakarsa Penumpang Ojek Online Tewas Karena Masalah Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengemudi ojek online melewati pembatas jalan di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, 21 Mei 2018. Tindakan pengendara yang melewati pembatas jalan dapat membahayakan pengendara lainnya yang sedang melintas. TEMPO/Fajar Januarta

    Seorang pengemudi ojek online melewati pembatas jalan di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, 21 Mei 2018. Tindakan pengendara yang melewati pembatas jalan dapat membahayakan pengendara lainnya yang sedang melintas. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta – Pengendara sepeda motor, termasuk pengemudi ojek online, yang cenderung tak mematuhi aturan lalu lintas sudah menjadi cerita sehari-hari. Apa yang terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin malam 2 Juli 2018 lalu adalah satu contohnya.

    Saat itu seorang pengendara ojek online melaju berlawanan arah di Jalan Raya Kahfi 1. Dampaknya dia terlibat tabrakan dengan kendaraan lain.

    Baca:
    Penjambretan Maut di Cempaka Putih, Polisi Pelajari Rekaman CCTV

    Si pengemudi motor luka pada lutut dan tangan kanan. Tapi fatal untuk penumpangnya. Fristianti, 30 tahun, si penumpang mengalami luka parah pada kepala dan akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Kristianto, mengatakan korban tewas saat motor pengemudi ojek online B 4403 BAZ bertabrakan dengan mobil Mitsubishi Kuda B 8526 KT sekitar pukul 21.30 WIB.

    Baca juga:
    Polda Metro Gelar Operasi Perangi Penjambretan Mulai Malam Ini
    Main Pecat Guru Usai Pilkada, Begini Nasib Pengurus Yayasan di Bekasi

    “Saat itu pengemudi ojek online melawan arah dan tertabrak saat mau menyalip,” kata Kristianto, Selasa 3 Juli 2018.

    Dia membenarkan pengemudi ojek online bernama Tomi Novianto, 25 tahun, hanya mengalami luka robek pada lutut kanan dan lecet pada tangan kanan lecet. Keduanya lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu.

    "Penumpangnya tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Saat ini jenazah korban berada di Rumah Sakit Fatmawati," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?