Sepeda Rampasan Begal di Pondok Indah Sudah Dijual Rp 1 Juta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap dua pelaku begal yang merampas sepeda mahal milik Robertus Soutwell Bougie Hartono di kawasan bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu kemarin.

    Kedua pelaku, Alfat dan Wahyu, ditangkap saat hendak melakukan pembegalan di kawasan Cilandak, Selasa, 3 Juli 2018.

    "Keduanya sudah ditangkap tadi pagi, tapi sepeda saya sudah dijual oleh pelaku," kata Bougie saat dihubungi.

    Baca: Malam Ini, Polda Metro Mulai Berantas Penjambretan dan Begal

    Dari keterangan pelaku, kata Bougie, sepedanya telah dijual Rp 1 juta di kawasan Kebayoran Lama. Padahal, Bougie membeli sepeda Cervelo S2 bekas itu seharga Rp 30 juta.

    Bougie mengetahui informasi pelaku begal telah ditangkap dari polisi yang menyelidiki kasus perampokan yang menimpanya. Polisi menangkap keduanya sekitar pukul 05.00.

    Baca: Begal Incar Sepeda Mahal, Ini Kawasan Paling Rawan

    Bougie diminta mendatangi kantor Kepolisian Sektor Cilandak untuk mengenali ciri-ciri pelaku sekitar pukul 13.00. Setelah diamati, menurut Bougie, kedua pelaku mirip dengan yang membegal dirinya di kawasan bundaran Pondok Indah.

    "Kedua pelaku sama persis dengan yang membegal sepeda saya," ujarnya.

    Berdasarkan keterangan polisi, kata Bougie, kedua pelaku begal merupakan sindikat. "Kata polisi, mereka berkelompok dan ada sindikatnya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.