SBMPTN 2018, Peminat IPB Ketat Berebut Masuk 10 Program Studi Ini

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis komputer di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    Pelaksanaan SBMPTN dengan metode ujian tulis berbasis komputer di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 8 Mei 2018. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Bogor - Peserta seleksi SBMPTN 2018 yang melamar ke Institut Pertanian Bogor sudah dapat melihat hasil pengumuman di situs resmi admisi.ipb.ac.id. Ada 1.305 mahasiswa baru yang diterima melalui jalur tersebut.

    Kepala Biro Hukum, Promosi, dan Humas IPB Yatri Indah Kusumastuti mengatakan program studi yang paling diminati dalam SBMPTN 2018 adalah program studi ilmu gizi, agribisnis, ilmu komputer, manajemen, teknik sipil dan lingkungan, teknologi pangan, agronomi dan hortikultura, komunikasi dan pengembangan masyarakat, teknologi industri pertanian, serta aktuaria.

    Baca : IPB Terima 1.305 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SBMPTN 2018

    “Berdasarkan data calon mahasiswa IPB jalur SBMPTN tersebut, terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Banten,” kata Indah.

    Selain membuka jalur masuk SNMPTN dan SBMPTN, Institut Pertanian Bogor membuka jalur masuk Ujian Talenta Masuk IPB (UTM), Beasiswa Utusan Daerah (BUD), Prestasi Internasional dan Nasional (PIN), jalur Hafizh, serta jalur Ketua OSIS.

    “Untuk jalur UTM ujian seleksinya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2018. Lokasi ujian digelar di Bogor, yakni di Kampus IPB Baranangsiang, Kampus IPB Cilibende, Sekolah Bisnis, dan SMA-SMA di sekitar Jalan Padjadjaran, Bogor,” kata Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB Drajat Martianto.

    Adapun untuk registrasi ulang calon mahasiswa baru, termasuk dari jalur SBMPTN 2018, seluruhnya akan dilaksanakan pada 7-8 Agustus 2018.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.