Akun Palsu Bupati Tangerang Terpilih Diduga Buat Aksi Penipuan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah akun palsu bergambar Bupati Tangerang terpilih Ahmed Zaki Iskandar digunakan orang tak bertanggung jawab untuk penggalangan dana dan percobaan penipuan, Rabu, 4 Juli 2018. Istimewa

    Sejumlah akun palsu bergambar Bupati Tangerang terpilih Ahmed Zaki Iskandar digunakan orang tak bertanggung jawab untuk penggalangan dana dan percobaan penipuan, Rabu, 4 Juli 2018. Istimewa

    TEMPO.CO, Tangerang - Nama calon Bupati Tangerang terpilih Ahmed Zaki Iskandar diduga digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk aksi penipuan.

    Akun media sosial itu mencantumkan nama dan menggunakan foto profil Zaki mengenakan pakaian dinas lengkap, foto itu merupakan gambar Zaki saat menjabat Bupati Tangerang. Ada pula foto Wakil Bupati Hermansyah.

    Ahmed Zaki saat ini sedang menunggu pleno rekapitulasi KPUD Kabupaten Tangerang setelah melalui hitung cepat suara Zaki dan passangan calon Wakil Bupati Mas Romli mencapai 90 persen melawan kotak kosong dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak 27 Juni 2018.

    Baca : Penipuan Berkedok Arisan Online, Korban Dijanjikan Untung Besar

    Berkaitan dengan akun hoax itu, diantara yang nyaris menjadi korban penipuan adalah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tangerang. Disebutkan dimintai uang Rp 50 juta dengan alasan untuk pesta rakyat.

    Demikian pula ada pengguna medsos yang menerima pesan dari akun palsu Zaki itu meminta penggalangan dana bakti sosial anak yatim dan jompo.

    "Si akun palsu itu minta agar uang ditransfer ke rekening BRI atas nama Rika Sanjaya,"kata Mustafa yang diajak berteman oleh akun atas nama Ahmed Iskandar Zyaki.

    Zaki pun melalui stafnya, Sukma mengklarifikasi tidak memiliki akun medsos apapun. "Hanya ada 1 (satu) akun instagram, itupun dikelola admin yakni @zaki.iskandar_story,'kata Sukma kepada Tempo, Rabu 4 Juli 2018.

    Hingga berita ini diturunkan Zaki sendiri belum dapat dimintai tanggapan soal aksi upaya penipuan tersebut. Pesan pendek telepon genggam dan WhatsApp yang dikirimkan Tempo belum berbalas. Sehingga belum ada kepastian apakah akan melaporkan ke pihak berwajib atau mendiamkan saja akun hoax yang mengatasnamakan dirinya itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.