Jangan Lupa, Besok Pendaftaran Ulang PPDB Online di Kota Bekasi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bekasi - Penerimaan Peserta Didik Baru disingkat PPDB untuk SMP Negeri di Kota Bekasi, Jawa Barat ditutup hari ini dan mulai besok adalah pendaftaran ulang. Jumlah siswa baru yang diterima untuk ajaran 2018-2019 sebanyak 14 ribu lebih.

    Sekretaris Dinas Pendidikan, Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, tahapan berikutnya adalah siswa baru yang sudah mendaftar diwajibkan melapor diri atau mendaftar ulang pada Jumat-Sabtu atau 6-7 Juli 2018. "Setelah itu diumumkan bangku kosong pada Ahad, 8 Juli 2018," kata Inay, Kamis, 6 Juli 2018.


    Baca : Gangguan PPDB Online Bekasi, Kini Server Jaringan Normal Kembali

    Inay mengatakan, jika pendaftar awal tak mendaftar ulang maka dinyatakan bahwa yang bersangkutan mengundurkan diri. Artinya, kata dia, bangku milik siswa itu kosong. "Penerimaan lagi pada 9-11 Juli, tapi khusus jalur zonasi," kata dia.

    Inay juga mengatakan, penerimaan untuk mengisi kekosongan bangku karena peserta sebelumnya tidak mendaftar ulang atau lapor diri. Ia mengatakan, jika masih ada bangku kosong, maka pememrintah memastikan tidak akan mengisinya. "Kalau tetap diisi, maka dikhawatirkan banyak titipan," ujar dia.

    Sekretaris Disdukcapil Kota Bekasi Jamus didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah melakukan launching PPDB Online, Senin, 2 Juli 2018. Foto/Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

    Disebutkannya, kuota penerimaan peserta didik baru di Kota Bekasi untuk SMP Negeri tahun ini sebanyak 14.934. Penerimaan ini dibagi menjadi beberapa jalur diantaranya jalur umum dalam kota 24 persen, umum luar kota lima persen, jalur zonasi sebanyak 40 persen, jalur afirmasi (siswa miskin) 25 persen, dan jalur prestasi satu persen, serta jalur jalur maslahat guru atau khusus anak guru sebanyak lima persen.

    Simak juga :

    Secara keseluruhan kata dia, proses PPDB online tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya.

    Menurut dia, nyaris tak ada persoalan verifikasi nomor induk kependudukan (NIK) di hari proses pendaftaran PPDB online yang berlangsung selama tiga hari. "Bagi yang gaptek (tidak paham teknologi) sekolah membantu mendaftarkan dan memantau," demikian Inayatullah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.