Kebakaran Besar di Kampung Bandan, Dua Orang Luka Bakar

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses pendinginan gudang yang menyimpan bahan material pembuatan ban di Jalan Kampung Bandan, Pademangan, Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 5 Juli 2018. TEMPO/Lani Diana

    Proses pendinginan gudang yang menyimpan bahan material pembuatan ban di Jalan Kampung Bandan, Pademangan, Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 5 Juli 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah gudang di Jalan Kampung Bandan, Pademangan, Ancol, Jakarta Utara, dilahap api, Kamis 5 Juli 2018. Api berkobar selama lima jam sebelum sebanyak 34 unit mobil pemadam berhasil mengatasi kebakaran itu.

    “Sekarang sudah proses pendinginan,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi Gunawan ketika ditemui di lokasi kebakaran, Kamis malam, 5 Juli 2018.

    Baca:
    Kebakaran Besar di Kampung Bandan, Puluhan Unit Pemadam Dikerahkan

    Satriadi menuturkan, kebakaran menyebabkan dua orang terluka. Keduanya adalah Alex Suparno (25) dan Tarsum (35). Satriadi menduga, kedua korban terkena uap panas. Akibatnya, 80 persen tubuh Alex mengalami luka bakar. Sementara luka bakar Tarsum 10 persen.

    Baca juga:
    Kebakaran di proyek MRT Lebak Bulus, Ternyata Gulungan Kabel

    Satriadi mengatakan belum mengetahui secara pasti kronologis keduanya hingga menjadi korban luka. “Sebelum petugas damkar turun sudah ada korban,” ujarnya.

    Petugas pemadam menerima laporan adanya kebakaran itu Pukul 13.25 WIB. Proses pendinginan kemudian baru nisa dilakukan sekitar pukul 18.35 WIB. Satriadi mengklaim, 100 petugas pemadam dikerahkan dengan total 34 unit mobil pemadam kebakaran.

    Baca juga:
    Kebakaran Kabel di Proyek MRT, Ini Penyebab Sebenarnya

    Berdasarkan pantauan Tempo, hingga Kamis malam, petugas pemadam kebakaran masih menyiram ke arah bahan material yang membara. Asap akibat kebakaran masih tampak di lokasi kejadian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.