Kamis, 19 Juli 2018

BNN Incar 5 Tempat Hiburan Malam Jakarta Barat dan Jakarta Utara

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garis Polisi serta BNN terpasang di pagar MG Diskotek yang terletak di kawasan Tubagus Angke, Jakarta, 18 Desember 2017.  Tempo/Ilham Fikri

    Garis Polisi serta BNN terpasang di pagar MG Diskotek yang terletak di kawasan Tubagus Angke, Jakarta, 18 Desember 2017. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengincar 5 tempat hiburan malam di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang terindikasi lokasi peredaran narkoba.

    "Jadi jangan dikira saat ini tidak ada kegiatan BNN karena masih memantau. Kira-kira di Jakarta Barat dan Jakarta Utara masih ada lima dan kita masih fokus," kata Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Polisi Arman Depari di Jakarta Timur, Sabtu, 7 Juli 2018, soal sorotan ke lokasi hiburan malam.

    Baca : Selama Ramadan, Tempat Hiburan Malam Wajib Tutup 7 Hari Ini

    Adapun jenis narkoba yang yang beredar tidak spesifik hanya sabu dan ekstasi, tapi kemungkinan ada jenis narkoba lain. BNN terus melakukan penelusuran dan pemantauan.

    "Untuk melakukan tindakan terkait upaya paksa, karena itu muaranya proses hukum maka kita harus menemukan barang buktinya terlebih dulu," kata Arman.

    Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap ada melalui BNN Provinsi DKI Jakarta maupun langsung kepada BNN Pusat, katanya.

    Sebelumnya, BNN melakukan penggerebekan Sense Karaoke dilakukan pada Rabu 11 April 2018. Sejumlah barang bukti narkotika disita dari penggerebekan itu. BNN menyebut narkotika itu disediakan oleh karyawan karaoke.

    Simak juga : BMKG: Tak Perlu Khawatir Suhu Udara Dingin atau Viral Aphelion

    Enam orang sudah ditetapkan menjadi tersangka. Pemprov DKI Jakarta juga telah resmi mencabut izin karaoke tersebut.

    Terkait di kasus hiburan malam Sense Karaoke, Arman telah memerintahkan penyidiknya agar kasus ini dikejar agar jelas. Jangan hanya yang jadi tersangka cuma kurir dan pelayanannya. "Sekian lama beroperasi harus ada yang bertanggung jawab. Tahanan yang sudah diperiksa sebanyak enam orang," kata Arman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Musim Berburu Begal Saat Asian Games 2018 di Jakarta

    Demi keamanan Asian Games 2018, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar operasi besar-besaran dengan target utama penjahat jalanan dan para residivis.