PPDB Online Bekasi Lancar, Pendaftar yang Gaptek Tetap Terlayani

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Disdukcapil Kota Bekasi Jamus didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah melakukan launching PPDB Online, Senin, 2 Juli 2018. Foto/Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

    Sekretaris Disdukcapil Kota Bekasi Jamus didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah melakukan launching PPDB Online, Senin, 2 Juli 2018. Foto/Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

    TEMPO.CO, Bekasi - Proses penerimaan peserta didik baru ( PPDB ) secara online untuk tingkat SMP di Kota Bekasi berjalan lancar. Bahkan masyarakat yang gagap teknologi (gaptek) tetap dapat mengikuti prosedur pendaftaran dengan baik.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzie mengatakan lebih dari 15 ribu lulusan sekolah dasar sudah mendaftar secara online. Namun jumlah itu tidak bisa dipenuhi semua karena kuota yang diterima hanya 14.934 siswa. "Sistem yang dipakai fair dan adil," kata Ali di Bekasi, Sabtu, 7 Juli 2018.

    Baca: 2.010 Data Kependudukan Calon Siswa PPDB di Bekasi Terverifikasi

    Penerimaan ini dibagi menjadi beberapa jalur di antaranya jalur umum dalam kota 24 persen, umum luar kota 5 persen, jalur zonasi 40 persen, jalur afirmasi (siswa miskin) 25 persen, dan jalur prestasi satu persen, serta jalur jalur maslahat guru atau khusus anak guru sebanyak lima persen.

    Secara keseluruhan, kata Ali, proses PPDB online tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Masalah verifikasi nomor induk kependudukan (NIK) yang tahun lalu paling banyak ditemui, tahun ini tidak muncul lagi. "Semua pendaftar telah terverifikasi," kata dia.

    Ali menambahkan, masyarakat yang kurang paham dengan teknologi informasi juga terlayani karena panitia turun langsung mendatangi sekolah. "Orang tua tinggal menunggu update informasi mengenai apakah anaknya masih bisa bersaing atau terdegradasi," kata dia.

    Baca: PPDB, Anak Guru di Bekasi Dijatah 5 Persen di SMP Negeri

    Untuk informasi bangku kosong, kata Ali, baru diumumkan 9 Juli mendatang. Adapun daftar ulang telah dimulai pada 6-7 Juli. Bagi mereka yang tidak mendaftar ulang dengan sendirinya dinyatakan mengundurkan diri. “Sehingga otomatis bangku itu kosong," kata dia.

    Panitia nantinya membuka pendaftaran bangku kosong pada 10-12 Juli. Pendaftaran itu hanya bisa diikuti siswa yang masuk dalam jalur zonasi.

    Seorang warga Bekasi Jaya, Anwar, mengakui sistem PPDB Online di Kota Bekasi semakin baik dan mudah. Pria yang juga tokoh masyarakat ini menjajal langsung dengan mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 3 melalui jalur zonasi. "Sangat bagus, dan gampang," kata Anwar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.