Rabu, 17 Oktober 2018

Selama Asian Games 2018, PKL di Trotoar Bakal Masuk Gedung

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pedagang Kaki Lima atau PKL. ANTARA

    Ilustrasi Pedagang Kaki Lima atau PKL. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno punya rencana khusus buat pedagang kaki lima atau PKL yang berjualan di pedestrian selama Asian Games 2018. Sandiaga ingin selama penyelenggaraan Asian Games 2018, trotoar bersih dari PKL.  

    "Kita akan masukkan ke gedung atau kita berikan tempat khusus sehingga tidak mengganggu jalur pedestrian," kata Sandiaga di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Ahad, 8 Juli 2018.

    Baca: Ada Larangan Potong Hewan Kurban Saat Asian Games, Kenapa?

    Sandiaga mengatakan, PKL tersebut akan direlokasi ke gedung-gedung di sepanjang jalan yang dilewati atlet dan volunteer. Menempati gedung, lanjut Sandiaga, PKL akan dikenakan biaya.

    Salah satu sasaran relokasi adalah pedagang Sate Taican di kawasan Senayan. Sandiaga mengatakan, rencana itu akan segera disampaikan dan dibahas bersama Satpol PP, Camat, dan Wali Kota.

    "Jadi semuanya harus rela berkorban untuk memastikan kesuksesan Asian Games ini," katanya.

    Baca: Operasi Buru Begal dan Penjambretan Hingga Menjelang Asian Games

    Selain PKL di trotoar, Sandiaga mengatakan Pemprov DKI juga akan melakukan penertiban terhadap pedagang yang mangkal di jalanan saat berlangsungnya Car Free Day (CFD).

    Sandiaga Uno akan mencari tempat khusus bagi PKL selama Asian Games 2018 dan Car Free Day. "Mungkin di antara persimpangan jalan yang bisa ditata agar mereka tidak mengganggu alur dari para pengguna jalan," kata Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.