Polda Metro Jaya Siapkan Ini Buat Amankan Ajang Asian Games

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim pengamanan Test Event Asian Para Games 2018 melakukan simulasi pengamanan di depan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu, 23 Juni 2018. TEMPO/Lani Diana

    Tim pengamanan Test Event Asian Para Games 2018 melakukan simulasi pengamanan di depan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu, 23 Juni 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Polda Metro Jaya menyatakan telah menyiapkan standar pengamanan atlet Asian Games 2018 dari proses kedatangan sampai menjalani pertandingan. Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan telah menyiapkan standar pengamanan selama proses Asian Games.

    "Kami juga bekerja sama dengan imigrasi untuk penonton yang datang dari luar (negeri)," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin, 9 Juli 2018.

    Hari ini, Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat melakukan kunjungan kerja ke Polda Metro untuk melihat kesiapan pengamanan Asian Games.

    Baca : Kunjungi Polda Metro Jaya, DPR Minta Polisi Antisipasi Teror Bom Saat Asiang Games

    Menurut Argo, Polda Metro telah menyiapkan puluhan ribu personel untuk proses pengamanan selama penyelenggaraan Asian Games. "Kami juga pastikan kelancaran transportasi atlet. Kemarin pun kami sudah uji coba perjalanan atlet."

    Anggota Komisi Hukum DPR Masinton Pasaribu mengatakan polisi harus memastikan pelaksanaan Asian Games berjalan aman dan lancar. Terutama, kata dia, polisi harus mengantisipasi ancaman teroris. "Sebab keamanan Asian Games bakal menjadi sorotan," ujarnya.

    Menurut Mansinton, polisi telah melakukan peningkatan sistem keamanan menghadapi Asian Games 2018 bulan depan. Bahkan, untuk mengantisipasi serangan teroris, polisi telah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris. "Kami berharap polisi bisa mengantisipasi agar tidak ada riak kelompok teroris sekecil apapun," tutur dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.