Apakah Abu Bakar Baasyir Meninggal ? Hoax, Ini Penjelasan Kalapas

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abu Bakar Baasyir saat dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat, 16 April 2016. Dok. Kemenkopolhukam

    Abu Bakar Baasyir saat dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat, 16 April 2016. Dok. Kemenkopolhukam

    TEMPO.CO, Bogor – Terpidana teroris berusia 79 tahun, Abu Bakar Baasyir dikabarkan  meninggal dunia di dalam penjara, Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor  pada Selasa 10 Juli 2018.

    Sejak Selasa pagi, kabar itu beredar melalui pesan singkat WhatsApp.

    “Inna lillahi wa inna Illaihi raaji'uun. Telah berpulang KH Abu Bakar Baasyir semoga Allah tempatkan Almarhum disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, aamiin ya Rabb. lahul Fatihah.”

    Baca juga: Ahmad Dhani: Hadiah Kontes Lagu 2019 Ganti Presiden Persis Gaji..

    Dibawah kabar tersebut juga disertakan link berita https://m.kiblat.net/2018/07/09/ustadz-basri-wafat-dalam-tahanan-tpm-minta-ustadz-abu-bakar-baasyir-dirumahkan/

    Saat dikonfirmasi, Kepala Lapas Gunung Sindur, David Gultom meyakinkan jika kabar tersebut meruapakan berita hoax.

    “Hoax pak, saat ini (Abu Bakar Ba'asyir) sehat wal afiat,” kata David saat dikonfirmasi Tempo, Selasa 10 Juli 2018.

    David mengatakan, memang sebelumnya Abu Bakar Baasyir sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo akibat sakit pada bagian kaki yang dideritanya.

    “Memang sebelumnya sering bolak balik, tapi sebulan sebelum lebaran, dokter sudah rekomendasi untuk tidak kembali dan hingga saat ini ya kondisinya seperti biasa tidak ada keluhan,” kata David.

    David mengatakan, kondisi kesehatan Abu Bakar Baasyir saat ini memang tidak bisa ditinggalkan sendiri. Sehingga meski Abu Bakar Baasyir tinggal di blok khusus yang tidak bisa diakses oleh siapapun kecuali petugas, dia tinggal bersama seorang napi yang direkomendasikan oleh BNPT.

    “Ba’asyir memang diperlakukan khusus, tidak bergabung dengan warga binaan lagi, tapi ditemenin seorang napi karena dia tidak bisa ditinggal sendiri. Hanya saat salat Jumat aja dia bergabung dengan yang lain,” kata David.

    Simak juga: Antara Gubernur dan Pilpres, Anies Baswedan Bilang Begini

    Pada persidangan tahun 2011, Abu Bakar Baasyir divonis hukuman  penjara 15 tahun. Dia dinyatakan terbukti bersalah merencanakan dan menggerakkan orang lain untuk menggalang dana guna tindak pidana terorisme. Saat itu, persidangan digelar untuk dakwaan primer keterlibatan Abu Bakar  Baasyir dalam pelatihan militer di Janto, Aceh.

    Abu Bakar Baasyir telah menjalani hukuman hampir tujuh tahun di penjara. Awalnya, ia dibui di Nusakambangan. Namun, karena kondisi kesehatan yang menurun,  sejak 2016, Abu Bakar Baasyir dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.