Hasil PPDB Hari Ini, Disdik Tangsel Minta Orang Tua Lapang Dada

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang orang tua calon siswa memprotes kebijakan zonasi sistem PPDB kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang. TEMPO/Marifka Wahyu

    Seorang orang tua calon siswa memprotes kebijakan zonasi sistem PPDB kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang. TEMPO/Marifka Wahyu

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Tangerang Selatan, Taryono meminta orang tua murid lapang dada menerima hasil PPDB. Taryono mengungkapkan bahwa tidak ada perpanjangan waktu lagi untuk PPDB online tingkat SMP.

    "Ya pengumuman lulus atau tidaknya calon siswa tanggal 11 Juli, apabila anak tidak di terima para orang tua dimohon untuk lapang dada dan menerima," ujarnya, Selasa, 10 Juli 2018.

    Menurut Taryono, orang tua yang datang ke posko PPDB Tangsel di SMPN 11 kebanyakan orang tua yang khawatir anaknya tidak masuk di sekolah negeri. Ada pula orang tua yang memperbaiki data-data anaknya.

    Baca: Kata Warga Sesalkan Kisruh PPDB Online SMPN di Tangerang Selatan

    "Kalau semua diterima di sekolah negeri kasihan yang sekolah swasta nanti mereka tidak laku, kuota penerimaan siswa SMP sebanyak 6.500 siswa sementara yang daftar mencapai 11 ribu," ujarnya.

    Menurut Taryono lulusan sekolah dasar di Tangerang Selatan mencapai 24.000 anak, yang sudah mendaftar di swasta sebanyak kurang lebih 10 ribu, sisanya sekitar 11 ribu anak mendaftar di sekolah negeri Tangerang Selatan.

    "Pendaftaran tetap online, sekali lagi saya sampaikan untuk orang tua agar lapang dada apabila anaknya tidak di terima di sekolah negeri," katanya.

    Hariyadi, warga Pamulang saat ditemui si SMP 11 menilai Dinas Pendidikan Tangsel belum siap melaksanakan PPDB secara online. Terbukti banyak permasalahan saat pendaftaran.

    Baca: PPDB, Jurus Dinas Pendidikan Bekasi Soal 1.800 Bangku Kosong SMPN

    "Balik lagi aja ke pendaftaran biasa, ngga bikin ribet, kita bisa cek dari rumah, kalau seperti ini saya lihat dinas belum siap melaksanakan PPDB, masih banyak kesalahannya," kata dia.

    Hari juga mengatakan permasalahan yang menimpanya yakni NIK anaknya tidak keluar saat di-print. Setelah mendatangi posko ia diyakinkan bahwa datanya aman.

    "Saya sudah persiapkan sekolah swasta apabila anak saya tidak diterima di sekolah negeri, tapi saya berusaha agar anak saya masuk negeri karena lebih murah," ungkapnya.

    Kepala bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Tangerang Selatan, Muslim Nur menambahkan bahwa jumlah sekolah negeri di Tangerang Selatan sebanyak 22 sekolah. Sedangkan sekolah swasta ada sekitar 165.

    "Para orang tua siswa yang hadir ke SMP 11 ini kebanyakan yang khawatir anaknya tidak mendapatkan sekolah negeri, padahal data-data yang sudah di daftarkan sudah masuk ke sistem PPDB," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.