Kamis, 19 Juli 2018

Ledakan Dekat Polres Metro Jakarta Selatan, 1 Korban Luka

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di Ruko Grand Wijaya Center, Jakarta, Kamis 12 Juli 2018. Polisi memastikan ledakan di Ruko Grand Wijaya Center di Jakarta Selatan, bukan bom. Ledakan bersumber dari sebuah tabung gas. TEMPO/Subekti.

    Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di Ruko Grand Wijaya Center, Jakarta, Kamis 12 Juli 2018. Polisi memastikan ledakan di Ruko Grand Wijaya Center di Jakarta Selatan, bukan bom. Ledakan bersumber dari sebuah tabung gas. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah ledakan terjadi di ruko Grand Wijaya Centre, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari ini. Kompleks ruko tersebut berada di sebelah kantor Polres Metro Jakarta Selatan. 

    Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Stefanus Tamuntuan mengatakan ledakan disebabkan oleh kebocoran tabung gas.

    "Iya, dari tabung gas," kata Stefanus saat dihubungi Tempo, Kamis, 12 Juli 2018.

    Baca: Selain Mortir, Terduga Teroris di Kemayoran Juga Simpan Ini

    Stefanus berujar polisi masih mengolah tempat kejadian perkara.

    Ledakan terdengar di kompleks Ruko Grand Wijaya Centre Blok F Nomor 36, Jalan Wijaya II Nomor 120, RT 06 RW 01, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ledakan terjadi pada pukul 04.20 WIB.

    Menurut Stefanus, tak ada korban jiwa akibat insiden ini. Hanya, seorang yang sedang melintas di depan lokasi mengalami luka di bagian kaki.

    Pada saat berjalan di dekat lokasi ledakan, kakinya terkena serpihan kaca. "Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materiil," ujar Stefanus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Musim Berburu Begal Saat Asian Games 2018 di Jakarta

    Demi keamanan Asian Games 2018, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar operasi besar-besaran dengan target utama penjahat jalanan dan para residivis.