Sandiaga Uno Tegaskan Penjualan Saham PT Delta Untungkan Jakarta

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno diajak swafoto sejumlah warga usai melepaskan belasan burung dalam perayaan Imlek di Kelenteng Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Jumat, 16 Februari 2018. Tempo/M Rosseno Aji

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno diajak swafoto sejumlah warga usai melepaskan belasan burung dalam perayaan Imlek di Kelenteng Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Jumat, 16 Februari 2018. Tempo/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menegaskan rencana penjualan saham perusahaan bir PT Delta Djakarta tepat. Menurut perhitungan Sandiaga Uno, Pemerintah DKI Jakarta akan jauh lebih untung menjual saham perusahaan dibandingkan mempertahankannya.

    Sandiaga menuturkan, pemerintah bakal menerima lebih dari Rp 1 triliun jika berhasil menjual sebanyak 26,25 persen saham di PT Delta Djakarta. Jika dana itu didepositokan, kata Sandiaga Uno, DKI bakal menerima untung lebih besar daripada dividen PT Delta Djakarta yang hanya berkisar Rp 40 miliar per tahun.

    "Kita didepositoin selama setahun, kita udah dapat Rp 50-60 miliar, tidak tergantung dari pada bunga deposito tabungan," kata Sandiaga Uno di Balai Kota, Rabu, 11 Juli 2018.

    Baca juga: Pelepasan Saham Bir, Sandiaga Uno: DPRD Berpolemik, Jakarta Rugi

    Menurut Sandiaga Uno, sumbangsih dana Rp 40 miliar oleh PT Delta Djakarta tidak terlalu signifikan terhadap APBD DKI. Dia membandingkan kontribusi perusahaan lain seperti Bank DKI yang mampu mencapai keuntungan sekitar Rp 700 miliar.

    Hingga kini, pembahasan pelepasan saham PT Delta Djakarta oleh Pemprov DKI dan DPRD DKI belum berlanjut. Beberapa anggota dewan menolak rencana itu. Salah satunya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.

    Prasetio menilai rencana pemerintah DKI Jakarta menjual saham tidak tepat karena PT Delta tergolong sebagai perusahaan yang sehat. Selain itu, menurut Prasetio, rencana pelepasan saham tak akan menghentikan produksi minuman keras di Jakarta. "Kalau mau, tutup sekalian," kata Prasetio.

    Sandiaga Uno melanjutkan, hasil penjualan saham PT Delta juga akan dimanfaatkan untuk kepentingan warga. Menurut dia, dana segar hasil penjualan akan diramu dalam bauran kebijakan yang langsung dirasakan warga.

    "Kebijakan di bidang penciptaan lapangan pekerjaan, harga pangan terjangkau, biaya hidup terjangkau, termasuk biaya transportasi, perumahan dan sebagainya," ujar Sandiaga.

    Tak hanya menguntungkan Pemprov DKI, Sandiaga Uno menilai penjualan saham juga akan menguntungkan bagi produsen bir dengan merek dagang Anker, Carlsberg, Kuda Putih, dan San Miguel itu. "Penjualan ini memungkinkan PT Delta Djakarta meningkatkan ekuitas, meningkatkan investasi," kata Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.