Minggu, 23 September 2018

Ledakan Gas di Grand Wijaya, Saksi: Kaki Keponakan Saya Terluka

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di Ruko Grand Wijaya Center, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018. Polisi memastikan ledakan di Ruko Grand Wijaya Center di Jakarta Selatan bukan bom. Ledakan bersumber dari sebuah tabung gas. TEMPO/Subekti

    Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di Ruko Grand Wijaya Center, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018. Polisi memastikan ledakan di Ruko Grand Wijaya Center di Jakarta Selatan bukan bom. Ledakan bersumber dari sebuah tabung gas. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, JakartaLedakan gas terjadi di ruko Grand Wijaya Centre, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis dinihari, 12 Juli 2018. Kompleks ruko tersebut berjarak sekitar 100 meter kantor Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan.

    Sumber ledakan gas berasal dari rumah toko (ruko) milik PT Provalindo Nusa, perusahaan yang bergerak di bidang konsultan manajemen dan bisnis. Ledakan ini menyebabkan kerusakan terhadap satu unit mobil, kaca jendela di lima gedung sekitarnya, dan satu orang luka ringan.

    Seorang saksi mata, Atoy Thoyib, pedagang kaki lima di sekitar lokasi mengatakan saat itu dirinya baru saja hendak tidur ketika ledakan terjadi pada Kamis, pukul 04.20 WIB. “Habis nonton bola (Inggris vs Kroasia), tiba-tiba ada ledakan. Saya kira gempa,” kata Atoy.

    Baca juga: Jika Ahok Bebas Agustus Mendatang, Sandiaga Uno Ingin Bertemu

    Setelah mendengar suara dentuman yang sangat keras, dirinya panik dan berlari menuju lokasi yang jauh dan aman. “Kaki Keponakan saya, Anjas, yang berjualan di lokasi, terluka,” kata Atoy.

    Sedangkan barang dagangan salah satu rekannya hancur terkena imbas ledakan. “Keponakan saya kakinya tertusuk pecahan kaca, langsung dibawa oleh bapaknya,” kata Atoy.

    Saat ledakan gas terjadi, ujar Atoy, ada tiga orang di dalam ruko PT Provalindo. Tepat di sebelahnya ruko milik klinik kecantikan Impressions ikut terdampak cukup parah. “Tapi nggak ada orang di di dalam klinik itu,” ujar Atoy.

    FIKRI ARIGI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.