Rabu, 14 November 2018

Kapan Ahok Bebas? Ini Hitung - hitungan BTP Network

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memasuki ruang sidang untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 29 Maret 2017. Sidang ke-16 itu beragendakan mendengarkan keterangan dari tujuh saksi ahli yang dihadirkan pihak penasehat hukum. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memasuki ruang sidang untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama di PN Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 29 Maret 2017. Sidang ke-16 itu beragendakan mendengarkan keterangan dari tujuh saksi ahli yang dihadirkan pihak penasehat hukum. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Network, Jack Lapian, mengaku kecewa dengan viralnya kabar mengenai Ahok bebas. Di media sosial, kabar mengenai Ahok bebas amat ramai.

    “Sebaiknya kita perkuat tabbayun atau klarifikasi ke pihak keluarga Pak Ahok. Jangan malah memperkeruh dengan menyebarkan video dan tekst bahwa Pak Ahok sudah bebas,” ujar Jack kepada Tempo, Kamis, 12 Juli 2018. 

    Menurut Jack, masyarakat harusnya mengecek sebelum membagikan suatu informasi maupun berita. “Jangan kita menjadi bagian dari hoax itu sendiri,” ujar Jack.

    Jack mengutip pernyataan yang disampaikan kakak angkat Ahok, Andi Analta, bahwa remisi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah 15 hari saat Natal 2017. Semula Ahok di hukum 2 tahun penjara, tetapi karena ada remisi Natal 2017 maka diperkirakan bisa bebas pada 24 April 2019.

    “Pada 17 Agustus 2018, karena telah menjalani masa tahanan 12 bulan lebih, maka ia memenuhi syarat untuk mendapat remisi umum dengan pengurangan masa hukuman sebanyak 2 bulan (60 hari). Sampai di sini, maka waktu bebas Ahok yang seharusnya pada 24 April 2019, akan menjadi 23 Februari 2019,” ujar Jack.

    Baca juga: Jika Ahok Bebas Agustus 2018, Ini Nasehat Lulung

    Remisi tambahan yang bisa diperoleh Ahok, Jack menambahkan, yakni 1/3 dari remisi umum yang diperolehnya. Jika remisi tambahan itu diberikan pada hari Proklamasi Kemerdekaan RI, maka remisi tambahan yang akan diperoleh Ahok adalah 1/3 dari remisi 2 bulan (60 hari) atau sama dengan 20 hari.

    “Maka waktu bebas Ahok dari seharusnya pada 23 Februari 2019, akan mendapat tambahan pengurangan 20 hari lagi, sehingga waktu bebasnya akan menjadi pada 3 Februari 2019.”

    Menurut Jack, remisi berikut yang akan diperoleh Ahok adalah remisi khusus lagi, yakni remisi Natal 2018. Karena di masa itu ia sudah menjalani masa tahanan lebih dari 12 bulan, maka Ahok akan mendapat remisi Natal 2018 sebanyak 1 bulan. “Dengan demikian, masa Ahok bebas berubah lagi dari seharusnya 3 Februari 2019 menjadi 4 Januari 2019.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?