Jumat, 16 November 2018

Saham DKI Dijual, Sandiaga Uno Izinkan PT Delta Tetap Pasok Bir

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjabat tangan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi disaksikan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono saat menghadiri acara 'coffee morning' di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, 6 November 2017. Acara coffee morning yang digelar tertutup tersebut merupakan pertemuan pertama antara Prasetyo Edi Marsudi dengan Anies-Sandi sejak pelantikan di lingkup Forum Komunikasi Pimpinan Daerah DKI Jakarta. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjabat tangan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi disaksikan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono saat menghadiri acara 'coffee morning' di Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, 6 November 2017. Acara coffee morning yang digelar tertutup tersebut merupakan pertemuan pertama antara Prasetyo Edi Marsudi dengan Anies-Sandi sejak pelantikan di lingkup Forum Komunikasi Pimpinan Daerah DKI Jakarta. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan kembali tetap akan menjual saham pemerintah daerah di perusahaan bir PT Delta Djakarta. Namun, Sandiaga Uno  menyatakan tetap akan membiarkan perusahaan tersebut beroperasi.

    "PT Delta Djakarta akan terus mensuplai bir bagi pasar di DKI dan ada beberapa perusahaan yang lain, baik yang impor maupun yang memproduksi sendiri," kata Sandiaga Uno di Balai Kota, Rabu, 11 Juli 2018.

    Sandiaga Uno mengaku paham pertumbuhan pasar bir tergolong sehat. Langkah melepas saham, menurut Sandiaga Uno justru akan meningkatkan nilai investasi PT Delta Djakarta. Sandiaga Uno berharap pemegang saham dapat mendukung ekspansi perusahaan.

    Baca juga: Kapan Ahok Bebas? Ini Hitung - hitungan BTP Network

    Rencana penjualan saham mendapat penolakan dari beberapa anggota legislatif seperti Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Menurut Prasetio, badan usaha milik daerah itu merupakan perusahaan yang sehat. Terlebih, rencana pelepasan tak akan menghentikan produksi minuman keras di Jakarta.

    Atas penolakan Prasetio, Sandiaga Uno mengatakan akan menghormati. Namun, dia berujar bakal terus menjelaskan kepada legislatif bahwa kebijakan yang termasuk dalam kampanyenya di Pilkada DKI 2017 lalu itu tepat dan berdampak bagi warga Ibu Kota.

    Hasil penjualan saham PT Delta, tutur Sandiaga Uno, akan dimanfaatkan untuk kepentingan warga.

    "Dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat, dengan kebijakan di bidang penciptaan lapangan pekerjaan, harga pangan terjangkau, biaya hidup terjangkau, termasuk biaya transportasi, perumahan dan sebagainya," ujar Sandiaga Uno.

    Simak juga: Jika Ahok Bebas Agustus Mendatang, Sandiaga Uno Ingin Bertemu

    PT Delta merupakan produsen bir dengan merek dagang Anker, Carlsberg, Kuda Putih, dan San Miguel. Menurut Anies Baswedan, saham DKI di perusahaan itu sebanyak 26,25 persen, setara dengan Rp 1 triliun.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menyatakan keputusan menjual saham PT Delta lebih baik ketimbang mempertahankannya. Berdasarkan rata-rata dividen Delta yang diterima pemerintah Jakarta, Anies Baswedan menghitung, butuh waktu sekitar 30 tahun agar nilainya Rp 1 triliun.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.