Pengerjaan Trotoar dari Patung Kuda ke Sarinah Nyaris Belum Tersentuh

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki melintasi trotoar yang belum rampung pengerjaannya di kawasan Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa 10 Juli 2018.

    Pejalan kaki melintasi trotoar yang belum rampung pengerjaannya di kawasan Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Selasa 10 Juli 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta – Proyek penataan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-M.H. Thamrin belum rampung dikerjakan. Pantauan Tempo saat menyusuri sepanjang jalan tersebut pada Sabtu sore, 14 Juli 2018, belum terlihat ada satu pun ruas trotoar yang rampung dikerjakan.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata jalan dan trotoar sepanjang 6,6 kilometer dimulai dari Patung Pemuda di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Susun Semanggi, Patung Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia, hingga Patung Kuda Arjuna Wiwaha di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Pembangunan tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan Asian Games XVIII.

    Baca juga: DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan proyek tersebut tak bisa selesai sesuai dengan target, yakni rampung 100 persen sebelum 18 Agustus. "Sudah rapi, tapi lebarnya belum 8-12 meter di sekitar Gelora Bung Karno," kata Sandiaga seperti dikutip Koran Tempo, Sabtu, 14 Juli 2018.

    Saat menyusuri mulai dari Hotel Le Meridien di Jalan Jenderal Sudirman terlihat pekerja masih memasang ubin lantai trotoar. Tumpukan ubin pun terlihat berada di sekitar trotoar. Di kawasan tersebut, beberapa jenis pohon telah ditanam tepat di taman yang berdampingan dengan trotoar.

    Sedangkan, di depan gedung Mid Plaza proyek trotoar terlihat ditutup seng. Struktur trotoar di kawasan tersebut pun terlihat masih berantakan dan belum ada ruas taman yang disiapkan.

    Masuk ke Jalan M.H. Thamrin, pengerjaan trotoar bahkan terlihat baru dimulai. Di kawasan tersebut, pekerja baru menyiapkan struktur dan pondasi trotoar.

    Pemasangan ubin trotoar di kawasan Thamrin baru terlihat di sekitar Hotel Indonesia. Seng menutup pembangunan trotoar di sana. Sedangkan dari Sarinah sampai Patung Kuda, pengerjaan trotoar nyaris belum tersentuh.

    Pengerjaan proyek itu hanya dilakukan di beberapa titik, yang tidak merata. Bahkan, di kawasan Patung Kuda dari Monas menuju Sarinah belum ada pemasangan atau pembuatan struktur pondasi trotoar. Pemasangan ubin trotoar hanya terlihat tepat di lampu merah Sarinah.

    Simak juga: Menteri Susi Pudjiastuti Lulus SMA, Ini Komentar Sandiaga Uno

    Sandiaga Uno menilai trotoar yang belum beres di ruas-ruas jalan tersebut tak begitu berpengaruh lantaran tak bersinggungan dengan rute atlet Asian Games menuju venue pertandingan. Meski belum rampung 100 persen, dia memastikan trotoar sudah bisa dilalui pejalan kaki pada akhir Juli. "Itu statusnya fungsional."

    Dia memastikan bakal mengebut pengerjaan. Sandiaga Uno memberi janji baru, yakni seluruh trotoar Sudirman-Thamrin sudah akan rapi sepenuhnya pada Oktober nanti.

    "Nanti Oktober semuanya, dari Bundaran Senayan sampai Monas sudah lurus rata mulus dan trotoarnya sudah bisa dipakai. Bukannya fungsional," tuturnya. 

    Pembiayaan proyek trotoar yang dimulai pada Maret lalu itu berasal dari dana kompensasi pelampauan kelebihan lantai bangunan PT Kepland Investama, PT Mitra Panca Persada, dan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sekitar Rp 400 miliar.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.