Asian Games, Menteri Amran Bantu Sterilisasi Equestrian dari ...

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kiri) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (kiri) meninjau arena pacuan kuda Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 di  Jakarta 14 Juli 2018. Sandiaga menyatakan arena pacuan kuda itu sudah siap digunakan untuk Asian Games. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kiri) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (kiri) meninjau arena pacuan kuda Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 di Jakarta 14 Juli 2018. Sandiaga menyatakan arena pacuan kuda itu sudah siap digunakan untuk Asian Games. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Asian Games 2018, Kementerian Pertanian akan membantu mensterilisasi kawasan Jakarta Equestrian Park dari risiko penularan penyakit hewan.

    Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan sudah sejak lama membentuk tim kecil untuk membantu mengawal kesuksesan Asian Games.

    Salah satu agenda utama Kementan untuk Asian Games adalah membantu kelancaran arena ketangkasan berkuda di Jakarta Equestrian Park, Jakarta Timur.

    Baca: Begini Larangan Hewan Kurban Saat Asian Games dan Solusinya

    Dia telah menginstruksikan jajarannya membantu tim karantina untuk  mengamankan area equestrian (berkuda). Adapun tim karantina ini terbentuk melalui kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.

    "Ini nama baik bangsa, tolong dijaga dengan baik. Fokus tim kecil ini harus kerja maksimal, bila perlu kerja 24 jam, bisa shift. Itu harapan kami," kata Amran, Sabtu 14 Juli 2018. 

    Pembangunan Equestrian Pulo Mas di Jakarta Timur telah mencapai 95 persen, Selasa, 3 April 2018. Rencananya, arena ini akan rampung pengerjaannya pada Mei 2018. Tempo/Egi Adyatama

    Demi kelancaran pesta olah raga Asia itu, kawasan equestrian harus bebas risiko penyakit dari hewan lain. Pemerintah tidak ingin kecolongan dengan kemungkinan risiko penularan penyakit hewan tersebut.

    "Kami sudah minta Idul Adha, hewan kurban nanti kami atur kalau bisa pemotongannya di rumah potong hewan (RPH), itu pun harus dikawal. Kami siapkan dokter terbaik dari Kementan, ratusan dokter kami siapkan mengawal pemotongan," ungkap Mentan.

    Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan jajarannya akan berkoordinasi dengan pihak pemotongan, penampungan, dan penjualan hewan kurban di sekitar Jakarta Equestrian Park untuk tidak berada dalam jarak 1 km dari tempat pertandingan.

    Baca: Sandiaga Paksa Gedung Sedia Lahan PKL demi Asian Games, Luasnya?

    "Potensi pada area tersebut ada sebanyak 17 lokasi penampungan dan 40 lokasi pemotongan, sedang sosialisasi," kata Sandiaga beberapa waktu lalu.

    Selain itu, alat transportasi untuk pariwisata seperti delman tidak dibolehkan untuk berada dalam radius 8 km. Sosialisasi kepada kusir delman telah dilakukan oleh Pemprov DKI sejak 1 Juli 2018 lalu.

    Atlet kuda berlatih di arena pacuan kuda Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018, Jakarta 14 Juli 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    "Telah disepakati para kusir bahwa mereka tidak diperkenankan mengoperasikan delman di kawasan Monas mulai 1 Agustus sampai dengan 30 September 2018. Di Kemayoran ada 11 delman sudah disosialisasikan dan mereka mengerti. Mereka selama Asian Games akan beroperasi di Kota Tua dan Ragunan. Kami sedang merelokasi tempat-tempat lain pada radius tersebut," kata Sandiaga Uno.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.