Sabtu, 15 Desember 2018

Trotoar Sudirman - Thamrin Belum Tersentuh, Ini Kata Pekerja

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki melintasi trotoar yang belum rampung pengerjaannya menjelang Asian Games 2018 di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penataan jalan dan trotoar di kawasan Sudirman akan rampung pada 22 Juli 2018. TEMPO/Subekti

    Pejalan kaki melintasi trotoar yang belum rampung pengerjaannya menjelang Asian Games 2018 di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penataan jalan dan trotoar di kawasan Sudirman akan rampung pada 22 Juli 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekerja proyek trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin  ditargetkan menyelesaikan pekerjaan sampai akhir Juli 2018, menjelang Asian Games pada Agustus mendatang.

    Payudi, 33 tahun, salah seorang pekerja mengatakan timnya ditargetkan menyelesaikan pembangunan trotoar dari depan patung Jenderal Sudirman sampai kawasan Karet. "Ditargetkannya harus selesai akhir bulan ini untuk ruas Sudirman trotoar dan tamannya," kata Payudi, Ahad, 15 Juli 2018.

    Payudi adalah pekerja yang bertugas memasang batu granit yang menjadi lantai trotoar. Batu berukuran 15x15 cm dengan ketebalan sekitar 4 cm tersebut, kata Payudi, didatangkan dari Cina. "Ini batu granit bakar."

    Baca: Asian Games Sebulan Lagi, Sandiaga Uno Akan Gerebek Trotoar

    Pekerja lainnya, Wandi, 35 tahun, menuturkan timnya memang diberi tenggat waktu sampai 21 Juli 2018. Mereka harus menyelesaikan pembangunan ruas trotoar dari patung Sudirman sampai kawasan Karet.

    "Tapi perkiraaan memang paling telat sampai akhir bulan ini."

    Wandi baru dua pekan bekerja sebagai kernet untuk membantu pemasangan lantai trotoar. Wandi bertugas untuk mengaduk campuran pasir dan semen menggunakan molen. Wandi di bawah pengawasan seorang mandor yang mengawasi 60 pekerja untuk pembangunan trotoar di ruas Sudirman tersebut.

    Pejalan kaki melintasi trotoar yang belum rampung pengerjaannya menjelang Asian Games 2018 di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018. TEMPO/Subekti

    Per hari Wandi dibayar Rp 110 ribu, sedangkan yang memasang batu Rp 160 ribu. "Kalau lembur dibayar per jamnya Rp 10 ribu."

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan proyek tersebut tak bisa selesai sesuai dengan target, yakni rampung 100 persen sebelum 18 Agustus. "Sudah rapi, tapi lebarnya belum 8-12 meter di sekitar Gelora Bung Karno," kata Sandiaga seperti dikutip Koran Tempo, Sabtu, 14 Juli 2018.

    Pantauan Tempo saat menyusuri sepanjang jalan tersebut pada Sabtu sore, 14 Juli 2018, belum terlihat ada satu pun ruas trotoar yang rampung dikerjakan.

    Baca: DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata jalan dan trotoar sepanjang 6,6 kilometer dimulai dari Patung Pemuda di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Susun Semanggi, Patung Selamat Datang Bundaran Hotel Indonesia, hingga Patung Kuda Arjuna Wiwaha di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Pembangunan tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan Asian Games XVIII.

    Pembiayaan proyek trotoar yang dimulai pada Maret lalu itu berasal dari dana kompensasi pelampauan kelebihan lantai bangunan PT Kepland Investama, PT Mitra Panca Persada, dan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sekitar Rp 400 miliar.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.