Panjang 2 Jalan Ganjil Genap Dikurangi, Mengapa?

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Perhubungan mensosialisasi kepada pengendara mengenai uji coba perluasan sistem ganjil genap di simpang Kebayoran Lama arah Pondok Indah, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya dan BPTJ melakukan uji coba perluasan sistem ganjil genap mulai 2 Juli hingga 31 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas Dinas Perhubungan mensosialisasi kepada pengendara mengenai uji coba perluasan sistem ganjil genap di simpang Kebayoran Lama arah Pondok Indah, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya dan BPTJ melakukan uji coba perluasan sistem ganjil genap mulai 2 Juli hingga 31 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengevaluasi dua jalan yang terkena sistem ganjil genap. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan ada pengurangan ruas jalan ganjil genap di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat.

    "Kita kurangi karena memang rute tersebut tidak dilalui kendaraan peserta Asian Games," kata Andri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Juli 2018. Andri menjelaskan, awalnya Jalan Arteri Pondok Indah terkena sistem ganjil genap sepanjang 6,69 kilometer dari Ciputat hingga Kebayoran.

    Baca juga: Pengakuan Joseph, Sang Polisi Gadungan di Jalan Casablanca

    Setelah dipangkas, sistem ganjil genap hanya berlaku di sepanjang Jalan Ciputat-Pondok Indah Mall sepanjang 3,85 kilometer. Menurut Andri, rute kendaraan peserta Asian Games 2018 hanya sampai melewati Pondok Indah Golf.

    Adapun Jalan Benyamin Sueb yang semula 4,07 kilometer menjadi 3,25 kilometer. Artinya, sistem ganjil genap yang berlaku dari sepanjang kawasan Gempol, Kemayoran, hingga Kupingan, Ancol, berubah menjadi Bundaran Jalan Angkasa sampai Kupingan Ancol.

    "Rute Asian Games dari Wisma Atlet Kemayoran berputar di Bundaran Angkasa," ujar Andri.

    Pemerintah provinsi DKI Jakarta menerapkan uji coba perluasan sistem ganjil genap di beberapa jalan. Uji coba berlangsung dari 2 Juli-31 Juli 2018.

    Selama ini, pembatasan lewat penerapan pelat nomor ganjil genap berlaku di Jalan Sudirman, M.H. Thamrin, dan sebagian Jalan Gatot Subroto. Perluasan akan dilakukan ke delapan jalan arteri untuk mendukung pelaksanaan pesta olahraga Asian Games 2018.

    Perluasan sistem ganjil genap berlaku di seluruh ruas Jalan Gatot Subroto, Jalan S. Parman, Jalan M.T. Haryono, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, dan Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.

    Lalu juga ke tiga ruas jalan lainnya yakni Jalan Arteri Pondok Indah, Jalan Rasuna Said, dan Jalan Benyamin Sueb. Saat ini, ganjil genap berlaku 15 jam dari 06.00-21.00 WIB. Durasi ini juga akan berlaku selama pelaksanaan Asian Games 2018.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.