Ikut Apel Bersama Anies Baswedan, Sandiaga Uno Tak Sempat Mandi

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyempatkan diri berlari keliling kompleks GBK sebelum acara Apel Gebyar Gerebek Sudirman-Thamrin di Plaza Tenggara GBK, Rabu, 18 Juli 2018. Maria Fransisca Lahur.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyempatkan diri berlari keliling kompleks GBK sebelum acara Apel Gebyar Gerebek Sudirman-Thamrin di Plaza Tenggara GBK, Rabu, 18 Juli 2018. Maria Fransisca Lahur.

    TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ikut dalam acara apel  Gebyar Gerebek Sudirman-Thamrin di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno yang dipimpin Anies Baswedan, pada Rabu pagi, 18 Juli 2018.

    Baca juga: Ketua DPRD Mengkritik, Sandiaga Uno Bakal Ajak Lari Obor-oboran

    “Saya habis keliling GBK dulu," ujar Sandiaga Uno sebelum acara dimulai. Keringat membasahi mukanya setelah olahraga lari keliling Gelora Bung Karno.

    Sandiaga Uno  yang mengenakan kaos biru bertulis Jakarta Berlari dan celana pendek hitam segera berganti busana di balik sebuah mobil. Setelah menyeka keringat, dia mengganti kaos biru dengan kaos polo putih dan celana training berwarna hitam.

    Setelah itu, Sandiaga Uno bergabung ke lapangan untuk mengikuti apel Gebyar Gerebek Sudirman.

    Apel yang dipimpin  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilakukan untuk memberi arahan kepada dinas terkait dalam persiapan Asian Games yang  akan dimulai 18 Agustus 2018.

    Simak juga: Disebut Copot Wali Kota via WhatsApp, Sandiaga Uno: Zaman Now

    Secara simbolis, produsen cat merek Belcote menyerahkan kaleng cat untuk digunakan petugas lapangan dalam mempercantik trotoar.

    Peserta apel yang berjumlah sekitar 1.200 orang berasal dari berbagai dinas. Antara lain Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pasukan Putih, PPSU Jakpus, Jaksel, Pasukan Biru, Pasukan Merah, Pasukan Hijau, Pasukan Kuning, Pasukan Orange dan Dinas Pemadam Kebakaran. Apel dipimpin Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.